Manager Outlet Bebek Goreng H. Slamet cabang Jombor Eko Haryanto mengatakan, secara umum demografi pelanggan memang didominasi oleh kalangan keluarga atau kelompok, hal tersebut disinyalir salah satunya karena terbantu akses dan lokasi yang memang strategis.
Dalam prosesnya, Eko menceritakan bahwa Bebek Goreng H. Slamet cabang Jombor cukup banyak mengakomodasi rombongan wisatawan dari luar kota.
Selain karena memang faktor lokasi, alasan lainnya adalah rekomendasi dari outlet Bebek Goreng di cabang lainnya yang merekomendasikan untuk datang.
"Ada juga rekomendasi outlet lain meminta wisatawan itu ke sini, karena sini memang lahan parkirnya luas," katanya pada Radar Jogja, Sabtu (24/2).
Apalagi, pada saat musim libur sekolah tiba, Eko membeberkan bahwa reservasi untuk rombongan juga cukup tinggi dan sering terjadi.
"Kami memfasilitasi hingga kapasitas 130 orang, jadi rombongan bus itu masih bisa ditampung semuanya," bebernya.
Tak hanya itu, lokasi Bebek Goreng H. Slamet cabang Jombor yang juga berdekatan dengan banyak kantor serta industri perhotelan di jalan Magelang juga memberikan berkah tersendiri.
Eko menuturkan, bahwa dari pantauannya cukup banyak pekerja kantoran yang mengunjungi gerai tersebut pada saat jam makan siang.
"Daerah sini kebanyakan perkantoran dan jadi jujukan makan siang para pekerja," sebutnya.
Ia merinci, dalam satu hari saat weekdays umumnya Bebek Goreng H. Slamet cabang Jombor bisa menjual rata-rata 60 hingga 7p ekor, sementara saat weekend penjualan bisa mencapai 100 ekor per hari.
"Rata-rata segitu, jam ramai pengunjung selama ini biasanya jam makan siang, setelah duhur itu mulai ramai, lalu jam makan malem rame lagi," terangnya.
Editor : Bahana.