Suka Tidur Bareng Kucing Kesayangan? Waspadai Risiko Kesehatan Ini

Fibrian Putri Heragung • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:12 WIB
Tidur Bersama Kucing, Apakah Aman bagi Kesehatan?
Tidur Bersama Kucing, Apakah Aman bagi Kesehatan? (AI Image Generator) 

RADAR JOGJA - Bagi sebagian orang, kucing bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga teman di rumah. Tidak sedikit pemilik kucing yang memilih tidur bersama hewan kesayangannya karena merasa lebih nyaman dan tenang. Namun, kebiasaan tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan.

Lantas, apakah tidur satu tempat dengan kucing benar-benar aman?

Menurut Bill Fish, salah satu pendiri Tuck.com yang dikutip dari Healthline, keberadaan kucing di tempat tidur dapat memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Suara dengkuran kucing yang teratur, misalnya, dapat membuat pemilik merasa lebih rileks sehingga membantu mereka lebih mudah terlelap.

Meski begitu, kucing tidak selalu menjadi teman tidur yang ideal. Hewan ini cenderung lebih aktif pada malam hari sehingga terkadang bergerak, bermain, mencakar selimut, atau membangunkan pemilik ketika sedang tidur. Jika berlangsung berulang, kebiasaan tersebut dapat mengganggu waktu istirahat dan menurunkan kualitas tidur.

Risiko lainnya berkaitan dengan alergi. Bulu dan dander atau serpihan kulit kucing dapat memicu reaksi alergi pada orang-orang tertentu. Karena itu, kondisi kesehatan kucing serta kebersihan lingkungan tempat tinggal perlu menjadi perhatian.

Kucing yang sering berada di luar rumah juga memiliki risiko lebih besar terpapar kutu, caplak, nyamuk, cacing, maupun berbagai mikroorganisme. Dr. Jennifer Maniet, dokter hewan di Petplan Pet Insurance, menjelaskan bahwa kucing yang beraktivitas di luar rumah dapat bersentuhan dengan hewan lain dan berbagai sumber penyakit.

Selain itu, kotak pasir kucing perlu dibersihkan secara rutin. Area tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya parasit maupun mikroorganisme tertentu apabila kebersihannya tidak dijaga.

Untuk meminimalkan risiko kesehatan, pemilik dianjurkan membawa kucing melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter hewan. Vaksinasi dan pemberian obat pencegah kutu maupun parasit juga perlu dilakukan sesuai rekomendasi dokter hewan. Kebersihan seprai, selimut, tempat tidur, dan kotak pasir juga harus dijaga.

Tips Aman Tidur Bersama Kucing

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar kebiasaan tidur bersama kucing tetap nyaman sekaligus mengurangi risiko kesehatan.

1. Rutin memeriksakan kucing ke dokter hewan

Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi secara berkala penting dilakukan untuk menjaga kondisi kucing sekaligus membantu mengurangi risiko penyakit yang berpotensi menular kepada manusia.

2. Berikan perlindungan dari kutu dan parasit

Kucing, terutama yang sering beraktivitas di luar rumah, perlu mendapatkan pengendalian kutu, caplak, dan parasit lainnya sesuai petunjuk dokter hewan.

3. Rutin mencuci perlengkapan tidur

Seprai, sarung bantal, dan selimut sebaiknya dicuci secara berkala untuk mengurangi penumpukan bulu, dander, serta kotoran yang mungkin terbawa oleh kucing.

4. Kenali perubahan kondisi kesehatan kucing

Sebaiknya hindari tidur berdekatan apabila kucing sedang mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk, bersin, muntah, diare, lesu, ruam pada kulit, atau kerontokan bulu yang tidak biasa. Jika muncul gejala tersebut, konsultasikan dengan dokter hewan.

5. Sesuaikan dengan kondisi kesehatan pemilik

Orang yang memiliki alergi terhadap kucing atau sistem kekebalan tubuh yang lemah perlu lebih berhati-hati. Konsultasi dengan dokter dapat dilakukan untuk mengetahui apakah tidur bersama kucing aman bagi kondisi masing-masing.

6. Pisahkan tempat tidur bayi dan kucing

Bayi sebaiknya memiliki tempat tidur sendiri. Kucing tidak dianjurkan tidur satu ranjang dengan bayi karena dapat menimbulkan risiko keselamatan. Area tidur bayi juga sebaiknya tidak dapat diakses kucing tanpa pengawasan.

Pada akhirnya, tidur bersama kucing tidak selalu berbahaya bagi kesehatan. Keamanannya bergantung pada kondisi kesehatan kucing, kebersihan lingkungan, serta kondisi kesehatan pemilik. Dengan perawatan yang baik dan kebersihan yang terjaga, risiko yang mungkin muncul dapat diminimalkan.

FIBRIAN PUTRI HERAGUNG 

Sumber: Berbagi Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
tidur bersama kucing bahaya bulu kucing tips memelihara kucing alergi kucing kesehatan hewan