Perjalanan Kesehatan Warga Indonesia ke Malaysia Tembus RM2.2 Miliar, MHTC Kembali Hadir di DIY

Meitika Candra Lantiva • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:37 WIB
H
Healthcare Expo (MHX) yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Yogyakarta, Jumat (21/8/2026).

 

RADAR JOGJA - Potensi pasar wisata kesehatan di Indonesia semakin diperhitungkan oleh kancah internasional. Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) mencatat kunjungan wisata kesehatan dari nusantara ke negeri jiran mencapai 968.000 orang pada tahun 2025 dengan pendapatan menyentuh RM2,2 miliar.

Head of Indonesia Market MHTC Rahmatullah Baragau mengungkapkan, Yogyakarta merupakan pasar strategis bagi layanan kesehatan Malaysia. Lantaran karakter budaya masyarakatnya memiliki perhatian tinggi terhadap kesehatan, kemudian meningkatnya permintaan terhadap pelayanan medis spesialis lanjutan. Serta kemudahan konektivitas langsung dari dan ke Kuala Lumpur.

Faktor-faktor tersebut, menurutnya dapat membuka peluang lebih besar untuk semakin memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan antara Malaysia dan Indonesia. Sebab akan memperluas akses bagi pasien Indonesia terhadap berbagai pilihan perawatan spesialis.

Baca Juga: Jejak Rasa Kolonial di Balik Selat Solo, Hidangan Keraton yang Lahir dari Akulturasi Belanda - Jawa

"Indonesia selalu menjadi pasar terdekat dan terpenting bagi Malaysia Healthcare, dan Yogyakarta memiliki potensi besar,” ujar Rahmatullah di sela pembukaan Malaysia Healthcare Expo (MHX) yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Yogyakarta, Jumat (21/8/2026).

Melalui MHX Yogyakarta, pihaknya ingin memperkuat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pelayanan kesehatan di Malaysia. Dalam kegiatan tersebut pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan rumah sakit Malaysia, melakukan konsultasi kesehatan, mengeksplorasi berbagai opsi perawatan, serta mendapatkan informasi menyeluruh mengenai ekosistem layanan kesehatan Malaysia.

Rahmatullah menyatakan ada belasan rumah sakit yang berpartisipasi untuk menampilkan keunggulan layanan kesehatan. Mulai dari bidang spesialisasi, seperti kardiologi, onkologi, ortopedi, fertilitas, pemeriksaan kesehatan, gastroenterologi, serta layanan spesialis lainnya. MHX Yogyakarta 2026 sendiri berlangsung dari tanggal 20 hingga 23 Agustus di Grand Atrium, Pakuwon Mall Jogja.

Baca Juga: Era Kedua Jose Mourinho Dimulai Manis, Real Madrid Taklukkan Espanyol 2-1 Lewat Gol Menit ke-90

Rumah sakit yang berpartisipasi meliputi Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH), yaitu Island Hospital Penang, Institut Jantung Negara (IJN), Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre, serta rumah sakit anggota lainnya seperti Alpha IVF & Women's Specialists, Ampang Puteri Specialist Hospital, GenPrime Everlink Fertility Centre, Hospital Picaso.

Kemudian Damansara Specialist Hospital 2, KPJ Klang Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Optimax Eye Specialist Centre, Pantai Hospital Kuala Lumpur, Pantai Hospital Penang, Penang Adventist Hospital, Sunway Medical Centre Damansara, Sunway Medical Centre Penang, Sunway Medical Centre Sunway City Kuala Lumpur, dan Thomson Hospital Kota Damansara.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi MHTC yang lebih luas untuk memperkuat kemitraan jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia,” jelas Rahmatullah. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Wisata Kesehatan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Yogyakarta Malaysia Indonesia