Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengapa Lalapan Selalu Hadir Bersama Sambal? Ini Penjelasan Ilmiah dan Manfaat Kesehatannya

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 30 April 2026 | 13:27 WIB
Lalapan dan sambal. (Pinterest)
Lalapan dan sambal. (Pinterest)

 

 

RADAR JOGJA -Di berbagai penjuru Indonesia, hidangan bersambal hampir selalu disajikan bersama lalapan.

Mulai dari ayam goreng, ikan bakar, hingga pecel lele, kehadiran sayuran segar seperti mentimun, kemangi, hingga kubis seakan menjadi pelengkap wajib.

Fenomena kuliner ini ternyata bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki dasar ilmiah dan manfaat kesehatan yang kuat.

Baca Juga: BMKG Sebut Gelombang Equatorial Rossby Mulai Aktif, Jadi Pemicu Hujan Lebat di Awal Mei 2026

Penyeimbang Rasa Pedas

Sambal yang identik dengan rasa pedas berasal dari kandungan capsaicin, senyawa aktif dalam cabai yang memicu sensasi panas di lidah.

Lalapan seperti mentimun dan selada mengandung air tinggi yang membantu meredakan sensasi tersebut.

Menurut studi dalam bidang Ilmu Gizi, makanan dengan kandungan air dan serat tinggi dapat membantu menetralkan rangsangan panas pada reseptor lidah, sehingga konsumsi sambal menjadi lebih nyaman.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Jogja, Dampak Fisik hingga Psikologis

Membantu Proses Pencernaan

Sebagian besar lalapan mengandung serat pangan yang tinggi.

Serat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah gangguan seperti sembelit.

Dalam konteks kesehatan, serat mendukung proses pencernaan manusia dengan memperlancar pergerakan usus dan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Hal ini menjadi penting karena makanan pedas berlebihan dapat memicu iritasi lambung pada sebagian orang.

Baca Juga: KLIC Fest 2026, Event Internasional Terbesar Pertama di Klaten

Sumber Antioksidan Alami

Lalapan seperti kemangi, daun singkong, dan terong mengandung vitamin dan antioksidan, termasuk vitamin C dan flavonoid.

Senyawa ini membantu melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun tubuh.

Konsumsi sayuran segar secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan gangguan metabolik.

Baca Juga: Kehilangan Yang Cukup Besar, Achraf Hakimi Dipastikan Absen Perkuat PSG di Leg Kedua Semifinal Liga Champions Melawan Bayern Munich

Jenis Lalapan dan Fungsinya

Berikut beberapa lalapan yang umum ditemukan dalam hidangan sambal beserta manfaatnya:


Pendapat Ahli

Pakar gizi klinis dr Tan Shot Yen menilai keberadaan lalapan dalam hidangan tradisional merupakan bentuk kearifan lokal yang selaras dengan prinsip gizi seimbang.

“Lalapan bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting untuk menyeimbangkan komposisi makanan. Ada serat, vitamin, dan fungsi protektif bagi tubuh, terutama saat mengonsumsi makanan yang digoreng atau pedas,” ujarnya.

Baca Juga: PSIM Jogja vs Persita Tangerang, Tanpa Beberapa Pilar, Jean-Paul Van Gastel Tak Ingin Hasil Pertemuan Pertama Terulang

Aspek Keamanan Konsumsi

Meski menyehatkan, lalapan mentah tetap perlu diperhatikan kebersihannya.

Sayuran harus dicuci dengan air bersih mengalir untuk menghindari kontaminasi bakteri atau parasit yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare.

Kehadiran lalapan dalam hidangan bersambal bukan sekadar tradisi kuliner, melainkan memiliki fungsi penting secara ilmiah:

Dengan kata lain, lalapan adalah contoh nyata bagaimana budaya makan tradisional Indonesia telah lama mengadopsi prinsip kesehatan modern, secara alami dan berkelanjutan.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#manfaat kesehatan #Lalapan #Kuliner #sambal #penjelasan ilmiah