RADAR JOGJA - Melinjo merupakan sayuran lokal yang biasa dikonsumsi masyarakat.
Namun, melinjo sering dicap buruk lantaran memicu asam urat.
Stigma itu tidak sepenuhnya salah.
Menurut pakar kesehatan, melinjo memang bisa berkontribusi pada peningkatan asam urat, terutama bagian bijinya (emping).
Namun, bagian lain seperti daun, kulit, dan bunga tidak memiliki efek sekuat itu jika dikonsumsi secara wajar.
Baca Juga: PSM Makassar vs Persik Kediri, Meskipun Persiapan Mepet, Marcos Reina: Kita Sepakat Harus Dapat Poin
Doktet Herbalis dr Apt Kintoko M.Sc mengatakan bahwa bagian biji melinjo yang biasa dibuat emping bisa meningkatkan asam urat.
Tetapi tidak pada kulit melinjo.
Menurutnya, kulit melinjo bisa menetralkan asam urat.
Meski demikian, harus dikonsumsi dengan batas wajar.
"Emping mlinjo kita tahu, bagian biji yang dibikin emping itu bisa meningkatkan asam urat. Tetapi kulit yang warna kuning atau yang warna merah itu, itulah yang bisa menetralkan asam urat," ungkap dr Kintoko dalam akun YouTube pribadinya (Herbal Doktor Kin).
"Jadi ada teori, obat itu dekat dengan penyakitnya," imbuh dia.
Menurutnya, penyakit tidak jauh dari obatnya itu termasuk melinjo.
Tips Aman Konsumsi Melinjo
- Batasi konsumsi emping atau olahan biji melinjo
- Perbanyak minum air putih untuk membantu pengeluaran asam urat
- Kombinasikan dengan pola makan rendah purin
- Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi
Kesimpulan
Menghindari melinjo sepenuhnya mungkin tidak perlu, kecuali bagi penderita gout yang sensitif.
Kunci utamanya adalah porsi dan frekuensi konsumsi.
Dengan pemahaman yang tepat, melinjo tetap bisa dinikmati tanpa harus khawatir berlebihan.
Editor : Meitika Candra Lantiva