Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenapa Mudah Sakit? Ini Penyebab Imunitas Turun dan Cara Mengatasinya

Bahana. • Minggu, 25 Januari 2026 | 14:10 WIB
Ilustrasi orang sakit autoimun.
Ilustrasi orang sakit autoimun.

Sistem imun yang menurun bukan hanya membuat rentan terhadap penyakit, tetapi juga memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup sehari-hari.

Mengenali tanda-tanda dan memahami cara memperbaikinya menjadi langkah penting untuk hidup lebih sehat.

Ada beberapa indikator yang menunjukkan sistem kekebalan tubuh sedang tidak berfungsi optimal.

Pertama, mudah terserang infeksi seperti batuk, pilek, atau radang tenggorokan yang berulang dalam waktu singkat.

Kedua, luka atau goresan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dibandingkan biasanya.

Selain itu, rasa lelah yang berlebihan meski sudah cukup istirahat juga menjadi pertanda. Gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, atau kembung yang sering terjadi turut mengindikasikan masalah pada sistem imun.

Gejala lain yang sering diabaikan adalah sering mengalami infeksi jamur, bibir kering dan pecah-pecah, serta luka di mulut yang berulang.

Penurunan daya tahan tubuh tidak terjadi begitu saja. Beberapa faktor gaya hidup seperti pola tidur dan stres berkepanjangan.

Pola makan yang buruk, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh, membuat tubuh kekurangan nutrisi penting untuk membangun pertahanan. Kurangnya aktivitas fisik dan dehidrasi turut memperparah kondisi ini.

Sistem imun yang menurun bisa diperbaiki dengan perubahan gaya hidup. Langkah pertama adalah memperbaiki kualitas tidur.

Usahakan tidur tujuh hingga delapan jam setiap malam dengan jadwal yang konsisten. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, gelap, dan sejuk.

Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas yang dinikmati. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan vitamin C, vitamin D, zinc, dan antioksidan.

Sumber terbaik termasuk buah-buahan segar, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan protein tanpa lemak. Batasi konsumsi gula dan makanan olahan karena dapat menekan fungsi sel darah putih yang melawan bakteri.

Olahraga teratur minimal 30 menit setiap hari juga terbukti meningkatkan sirkulasi sel-sel imun dalam tubuh. Tidak perlu olahraga berat, cukup berjalan kaki, bersepeda, atau yoga.

Jangan lupa minum air putih minimal delapan gelas per hari untuk menjaga fungsi organ tubuh.

Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Mulailah dengan menetapkan waktu tidur yang sama setiap malam, tambahkan satu porsi sayuran dalam setiap makan, dan luangkan waktu 10 menit untuk berjalan kaki.

Siapkan botol air minum di meja kerja sebagai pengingat untuk terus minum sepanjang hari. Kurangi waktu menatap layar gadget sebelum tidur dan ganti dengan membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Catat progres harian dalam jurnal sederhana untuk memantau perubahan dan tetap termotivasi. Konsistensi kecil ini akan memberikan dampak besar pada sistem kekebalan tubuh dalam jangka panjang.

Penulis: Adzkia Fahdila Khairunisa

Editor : Bahana.
#imunitas #vitamin #mudah sakit #sakit