Meningkatkan kadar hemoglobin tidak harus dengan suplemen yang mahal atau makanan yang tidak enak. Smoothie dan jus yang tepat bisa menjadi cara menyenangkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penambah darah setiap hari.
Kombinasi buah, sayur, dan bahan alami tertentu tidak hanya menyegarkan tetapi juga kaya akan zat besi, vitamin C, folat, dan nutrisi penting lainnya yang mendukung produksi sel darah merah.
Sebelum membuat smoothie atau jus, penting memahami nutrisi apa saja yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi darah yang sehat.
Zat besi adalah komponen utama hemoglobin, protein yang membawa oksigen dalam darah. Namun, zat besi saja tidak cukup karena tubuh memerlukan vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi.
Vitamin B12 dan folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah yang sehat. Kekurangan kedua vitamin ini bisa menyebabkan anemia meskipun asupan zat besi sudah cukup.
Sementara itu, vitamin A membantu memobilisasi zat besi yang tersimpan dalam tubuh agar bisa digunakan untuk produksi hemoglobin.
Resep Smoothie dan Jus
1. Smoothie Hijau Penambah Energi
Blender satu genggam bayam segar, satu buah pisang matang, setengah buah apel hijau, jus dari setengah lemon, dan satu sendok makan madu. Tambahkan air atau susu almond secukupnya.
Smoothie ini kaya zat besi dari bayam, sementara vitamin C dari lemon dan apel membantu penyerapannya. Pisang memberikan tekstur creamy dan rasa manis alami.
2. Jus Buah Bit
Campurkan setengah buah bit ukuran sedang yang sudah dikukus, segenggam strawberry, satu buah jeruk yang diperas, dan tiga butir kurma tanpa biji. Tambahkan sedikit air atau es batu. Kombinasi ini sangat powerful dengan zat besi, folat, dan antioksidan, serta vitamin C.
3. Smoothie Tinggi Zat Besi
Blender satu mangkuk bayam, setengah mangga matang, setengah cangkir nanas, jus dari satu jeruk nipis, dan beberapa lembar daun mint segar. Rasa tropis dari mangga dan nanas akan menutupi rasa bayam sepenuhnya.
4. Smoothie Kurma Almond
Rendam lima butir kurma dalam air hangat selama 10 menit, lalu blender bersama satu sendok makan selai almond, satu gelas susu almond, setengah sendok teh kayu manis, dan beberapa es batu. Smoothie ini tinggi zat besi dari kurma dan memberikan energi yang tahan lama.
5. Jus Delima
Peras biji dari satu buah delima sedang, tambahkan jus dari dua buah jeruk manis dan satu buah wortel yang sudah diblender halus.
Saring jika ingin tekstur lebih halus. Jus ini kaya akan vitamin C, zat besi, dan beta-karoten. Warnanya yang merah cerah membuatnya sangat menarik.
Selalu konsumsi smoothie atau jus segera setelah dibuat untuk mendapatkan nutrisi maksimal.
Vitamin C mudah teroksidasi dan berkurang kadarnya jika dibiarkan terlalu lama.
Jika harus menyimpan, gunakan wadah kedap udara dan simpan di kulkas maksimal 24 jam.
Hindari menambahkan teh atau kopi dalam smoothie karena tanin dalam kedua minuman ini dapat menghambat penyerapan zat besi.
Sebaliknya, kombinasikan dengan makanan kaya vitamin C untuk hasil optimal.
Jangan minum smoothie bersamaan dengan konsumsi produk susu tinggi kalsium karena kalsium dapat menghambat penyerapan zat besi.
Konsumsi smoothie atau jus di pagi hari saat perut kosong atau sebagai camilan di antara waktu makan.
Variasikan resep setiap hari agar tidak bosan dan tubuh mendapat berbagai jenis nutrisi dari bahan yang berbeda.
Penulis: Adzkia Fahdila Khairunisa
Editor : Bahana.