Permasalahan berat badan terkadang terjadi di semua kalangan, tidak hanya perempuan saja, laki-laki juga bisa mengalami overweight.
Berbeda dengan obesitas yang memiliki risiko serius, overweight memiliki risiko yang lebih rendah.
Salah satu cara untuk menurunkan berat badan tentunya dengan berolahraga. Jenis olahraga yang dipilih sebaiknya dimulai dengan yang ringan kemudian berlanjut ke olahraga berat.
Ada dua pilihan olahraga yang biasa dipilih orang untuk tujuan mengurangi berat badan, yaitu jogging dan jalan kaki.
Kedua olahraga tersebut tentu berbeda. Jogging atau aktivitas lari santai dengan kecepatan sedang atau bahkan pelan.
Sedangkan jalan kaki adalah kegiatan berpindah tempat dengan melangkahkan kaki dan tentunya dilakukan setiap hari.
Meskipun begitu, baik jogging maupun jalan kaki terkadang juga dilakukan orang tidak hanya untuk mengurangi berat badan tetapi juga dilakukan untuk menjadi badan tetap ideal.
Namun, dari kedua aktivitas tersebut, manakah yang paling efektif dalam menurunkan berat badan?
Jawabannya adalah jogging. Hal ini dapat terjadi karena dengan berlari, kalori yang digunakan untuk beraktivitas akan lebih cepat terbakar.
Meskipun dengan berjalan kaki juga memberikan efek yang sama, tapi karena perbedaan intensitas yang dikerluarkan memberikan tingkat dampak yang berbeda.
Sebenarnya, kedua aktivitas tersebut sama-sama bagus dan dapat secara efektif digunakan untuk mengurangi berat badan.
Jogging memang lebih unggul dalam membakar lemak tetapi tidak semua orang kuat dalam berlari meskipun dalam ritme yang pendek.
Oleh karena itu, jalan kaki juga bisa mengurangi berat badan apabila dilakukan secara rutin minimal 7.000 sampai 10.000 langkah per harinya.
Maka dapat disimpulkan bahwa jogging dan jalan kaki bisa mengurangi berat badan tergantung dengan kemampuan seseorang.
Selain berolahraga, berat badan juga dapat berkurang dengan cepat apabila didukung dengan pola makan sehat.
Hanifah Fajri Nurhikmah
Editor : Bahana.