RADAR JOGJA - Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini kerap membuat banyak orang mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun.
Pagi terasa panas, siang mendung, lalu hujan turun tiba-tiba di sore hari.
Cuaca yang tidak menentu seperti ini ternyata bisa memengaruhi daya tahan tubuh dan membuat seseorang lebih mudah terserang penyakit.
Saat cuaca berubah drastis, tubuh dipaksa beradaptasi lebih keras.
Sistem imun bisa melemah jika tubuh kelelahan atau tidak mendapat asupan dan istirahat yang cukup.
Tak heran, keluhan seperti flu, batuk, demam, hingga sakit tenggorokan mulai banyak dirasakan masyarakat.
Selain faktor cuaca, aktivitas padat dan pola hidup yang kurang seimbang juga memperburuk kondisi tubuh.
Kurang tidur, jarang minum air putih, serta minim konsumsi makanan bergizi membuat tubuh semakin rentan terhadap virus dan bakteri.
Meski begitu, daya tahan tubuh tetap bisa dijaga dengan kebiasaan sederhana.
Salah satunya dengan memastikan waktu istirahat cukup setiap hari.
Tidur yang berkualitas membantu tubuh memulihkan diri dan memperkuat sistem imun secara alami.
Asupan nutrisi juga tak kalah penting. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti buah, sayur, dan sumber protein, dapat membantu tubuh melawan infeksi.
Di tengah cuaca tak menentu, tubuh juga membutuhkan cairan lebih banyak agar tetap terhidrasi dengan baik.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan juga dapat membantu menjaga kebugaran tubuh.
Olahraga secara rutin, meski singkat, mampu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Tak kalah penting, menjaga kebersihan diri menjadi langkah pencegahan yang sering kali dianggap sepele.
Mencuci tangan secara rutin dan menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit dapat mengurangi risiko penularan penyakit.
Cuaca memang sulit diprediksi, tetapi menjaga daya tahan tubuh tetap bisa dilakukan.
Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan cuaca dan aktivitas sehari-hari tanpa mudah jatuh sakit. (Raka Adichandra)
Editor : Meitika Candra Lantiva