RADAR JOGJA - Alzheimer adalah salah satu penyakit penurunan fungsi saraf otak yang umumnya diderita oleh lanjut usia dan berdampak besar pada cara kerja otak.
Gejala awal alzheimer biasanya ditandai dengan gangguan memori ringan hingga kehilangan kemampuan berpikir, berbicara, dan mengendalikan aktivitas sehari-hari.
Pada otak penderita alzheimer terjadi beberapa kerusakan pada struktur otak dan komponen kimianya yang memengaruhi kemampuan kognitif otak.
Ventrikel, yakni ruang berisi cairan yang ada di otak akan memperbesar akibat menyusutnya jaringan otak.
Adanya perubahan ukuran ventrikel ini menjadi tanda adanya penurunan fungsi otak secara drastis.
Lalu sambungan antar sel saraf seiring berjalannya waktu akan berkurang akibat sel-sel yang mati.
Kondisi ini membuat korteks menyusut, sehingga mengganggu fungsi penting seperti kemampuan berbahasa, memahami informasi, dan proses berpikir.
Sementara itu, hipokampus yaitu area otak yang bertanggung jawab terhadap memori, juga akan mengalami kerusakan.
Penumpukan plak di luar sel saraf membentuk kerak lengket yang mengakibatkan protein di dalam sel melilit hingga membentuk seperti benang kusut.
Lama kelamaan, sel-sel saraf di hipokampus mati, hal ini yang menyebabkan kemampuan menyimpan dan membentuk ingatan baru semakin melemah.
Perubahan tersebut yang kemudian membuat penderitanya menjadi mudah lupa, kesulitan diajak berbicara, sulit mengambil keputusan, dan lebih mudah mengalami perubahan emosi seperti cepat marah atau cemas. (Desfina Citra)