RADAR JOGJA - Banyak orang tidak menyadari bahwa setiap gerakan yang kita lakukan saat olahraga sebenarnya sedang memberi “vitamin” bagi otak.
Di balik napas yang terengah dan keringat yang menetes, justru memicu otak untuk bekerja lebih cepat, lebih kuat, dan lebih efisien.
Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa dengan melakukan aktivitas fisik olahraga dapat meningkatkan memori, kognisi, dan fungsi eksekutif otak, melalui berbagai mekanisme biologis yang saling berkaitan.
Terdapat beberapa proses yang menunjukkan bagaimana olahraga mempunyai peran yang besar dalam mengoptimalkan fungsi otak.
Pertama, olahraga membantu pelepasan faktor neurotropik, salah satunya BDNF (brain-derived neurotrophic factor).
Zat inilah yang membantu sel saraf untuk tumbuh dan meningkatkan daya tahan sel saraf terhadap stres.
Ketika BDNF meningkat maka otak akan lebih mudah mengingat dan memproses informasi baru.
Olahraga juga memaksimalkan peredaran darah ke otak.
Saat melakukan aktivitas fisik, otak akan membentuk pembuluh darah kecil semakin banyak sehingga aliran oksigen dan nutrisi menjadi lebih lancar.
Hal ini membuat kerja otak semakin maksimal, terutama dalam proses berpikir yang melibatkan fokus, konsentrasi, dan kemampuan memecahkan masalah.
Lalu, olahraga juga dapat memperkuat hubungan antarneuron sehingga jaringan saraf menjadi semakin padat.
Pertumbuhan cabang-cabang kecil pada sel saraf (dendritic spines) dalam jumlah besar membuat otak bekerja lebih cepat dalam menyimpan dan memproses informasi.
Kondisi ini yang kemudian mendukung plastisitas sinaps menjadikan otak lebih adaptif.
Sehingga dapat membuat membentuk saraf baru, memperkuat saraf lama, serta mempelajari kembali informasi menjadi lebih mudah.
Terakhir, olahraga terbukti dapat menekan inflamasi sistemik.
Kondisi peradangan yang dapat mengganggu daya pikir dan mempercepat proses penuaan otak.
Namun, dengan berolahraga secara rutin mampu menurunkan kadar molekul inflamasi sehingga kesehatan otak tetap terjaga.
Rangkaian proses tersebut menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya aktivitas untuk menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan mental, ketajaman kognitif, dan peningkatan kecerdasan.
Semakin sering kita berolahraga, maka semakin kuat pula daya kerja otak. (Desfina Citra)
Editor : Meitika Candra Lantiva