Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenapa Scroll TikTok Sebelum Tidur Bikin Kita Makin Susah Tidur? Begini Penjelasannya

Magang Radar Jogja • Kamis, 13 November 2025 | 03:05 WIB

ilustrasi scroll tiktok
ilustrasi scroll tiktok

RADAR JOGJA - Scroll TikTok sebelum tidur udah jadi ritual nggak resmi bagi banyak orang. Niatnya cuma “bentar aja”, tapi ujung-ujungnya bisa sampai satu jam, bahkan lebih. Padahal, kebiasaan ini bisa bikin otak kita terus aktif dan justru susah banget buat istirahat.

Fenomena ini disebut doomscrolling, yaitu kebiasaan terus menggulir layar tanpa sadar, meskipun tahu waktu udah malam.

Setiap video pendek yang muncul di layar memicu rasa penasaran dan dopamin hormon yang bikin kita merasa senang dan pengen lagi.

Masalahnya, otak jadi terus “terjaga” karena terus dapet stimulasi dari suara, warna, dan informasi cepat.

Selain itu, cahaya biru dari layar HP juga ikut andil besar. Cahaya ini bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang berfungsi bikin tubuh merasa ngantuk.

Akibatnya, tubuh udah capek, tapi otak masih sibuk memproses semua hal yang barusan dilihat.

Hasilnya, waktu tidur mundur, kualitas tidur berkurang, dan besok paginya bangun dengan mata sembab, kepala pusing, dan fokus berantakan.

Ironisnya, banyak orang justru merasa waktu scrolling itu bentuk me time atau cara “healing” dari hari yang berat.

Padahal, yang terjadi malah sebaliknya makin capek, makin cemas, dan makin susah tidur nyenyak.

Beberapa riset bahkan menunjukkan, orang yang sering menggunakan media sosial sebelum tidur cenderung punya kualitas tidur lebih buruk, serta lebih sering mengalami mimpi aneh atau rasa gelisah saat tidur.

Supaya nggak terus terjebak dalam siklus ini, kamu bisa mulai dari hal kecil. Misalnya, pasang reminder buat berhenti main HP di jam tertentu, aktifkan night mode, atau ganti rutinitas sebelum tidur dengan baca buku ringan, journaling, atau dengar musik tenang. Bahkan sekadar mematikan notifikasi bisa bantu otak lebih cepat tenang.

Kalau tetap pengen scrolling, coba batasin waktu misal, cuma 10–15 menit sebelum tidur. Setelah itu, letakkan HP agak jauh dari tempat tidur biar nggak tergoda buat buka lagi. Lama-lama, tubuh akan terbiasa punya ritme tidur yang lebih sehat.

Tidur yang cukup itu bukan kemewahan, tapi kebutuhan.

Jadi, mungkin malam ini, sebelum tangan otomatis buka TikTok, ingat satu hal: video yang muncul nggak akan pernah habis, tapi waktu istirahat kamu bisa habis kalau nggak dijaga.

Penulis Naela Alfi Syahra

Editor : Bahana.
#susah tidur #TikTok