RADAR JOGJA – Berjalan kaki satu kali sehari dengan durasi waktu yang lama lebih baik bagi kesehatan jantung dibandingkan jalan kaki dengan rute yang pendek tetapi sering.
Penelitian dari jurnal Annals of Internal Medicine menyebut bahwa berjalan tanpa henti selama setidaknya 15 menit atau setara dengan 1.500 langkah cukup untuk latihan bagi jantung.
Patokan 10.000 langkah per hari sebenarnya berasal dari iklan produk pedometer asal Jepang.
Meski begitu, semakin banyak langkah semakin baik pula untuk kesehatan.
Penelitian ini berdasarkan 33.560 partisipan dewasa berusia 40-79 tahun di Inggris yang rata-rata berjalan sebanyak kurang dari 8.000 langkah per hari, kemudian dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan durasi jalan kaki selama satu minggu.
Kelompok pertama berjalan kurang dari 5 menit.
Kelompok kedua berjalan 5 hingga 10 menit.
Kelompok ketiga berjalan 10 hingga 15 menit.
Kelompok keempat berjalan selama 15 menit atau lebih.
Tim peneliti University of Sydney dan Universidad Europea di Spanyol mengamati kesehatan para partisipan selama 8 tahun dengan hasil yang menunjukkan bahwa partisipan yang berjalan dengan waktu yang lebih lama menurunkan risiko penyakit jantung dibanding mereka yang berjalan dengan waktu yang singkat.
Berjalan tanpa henti setidaknya selama 10-15 menit tanpa henti meski total langkahnya sedikit memberi efek yang baik bagi kesehatan jantung.
Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) merekomendasikan 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat tiap minggu yang dilakukan secara teratur agar kondisi kesehatan terutama jantung terjaga. (Nugrahaningtyas)