RADAR JOGJA - Akhir-akhir ini di wilayah Jogja dan sekitarnya mengalami cuaca ektrem.
Saat musim hujan yang seharusnya lebih banyak curah hujan turun, tetapi pada musim ini di siang hari hawa panas mendominasi.
Saat cuaca ekstrem jika tubuh tidak dapat beradaptasi, maka tubuh akan mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah Heatstroke.
Heatstroke terjadi ketika tubuh terpapar panasnya sinar matahari secara berlebih dan mengalami peningkatan suhu tubuh secara drastis dan tidak dapat mendinginkan diri secara efektif.
Gejala heatstroke bisa muncul kapan saja secara mendadak dan jika dibiarkan dapat berakibat fatal.
Kondisi yang mudah terpapar adalah, lansia, anak-anak, serta orang-orang yang banyak bekerja aktivitas di luar ruangan.
Oleh karena itu, sangat penting kita harus mengetahui tanda-tanda heatstroke
Peningkatan suhu tubuh secara drastis mencapai 40 derajat atau lebih, kepala pusing, mual dan muntah, jantung berdebar kencang, serta kulit memerah.
Jika gejala tersebut tidak ditangani, maka akan berakibat yang lebih fatal, seperti pingsan atau kejang akibat kerusakan otak dan sistem saraf, yang mana kondisi tersebut harus segera ditangani.
Heatstroke dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat diikuti untuk mencegah atau menurunkan resiko heatstroke, terutama pada saat beraktivitas di luar ruangan.
1. Gunakan pakaian yang longgar, dan ringan ketida berada di luar ruangan.
2. Gunakan topi dan pelindung kepala untuk mencegah wajah dan kepala langsung terkena panasnya sinar matahari.
3. Oleskan tabir surya (spf) ke seluruh kulit yang rawan terkena cahaya matahari.
Penuhi cairan tubuh dengan emperbanyak minum air putih serta istirahat berkala dan berteduh ketika sedang beraktivitas di luar. (Priskila)
Editor : Meitika Candra Lantiva