RADAR JOGJA - Konten kreator sekaligus Dokter muda, Tirta Mandira Hudhi, kembali menarik perhatian publik lewat unggahan video di kanal YouTube Tirta Peng Peng Peng berjudul #Suaratirta Menjawab Rasa Penasaran Warga di Mitos dan Fakta Kesehatan.
Menurut Dokter Tirta, anggapan terkait penderita kolesterol tinggi harus menghindari makan seafood tidak sepenuhnya benar.
Ia menegaskan bahwa penyebab utama kadar kolesterol tinggi bukan semata karena makanan seperti seafood, melainkan karena gaya hidup kurang aktif dan kebiasaan konsumsi makanan olahan.
Ia menyebut, banyak orang sibuk membuat pantangan makanan, tetapi justru jarang beraktivitas fisik.
Dalam penjelasannya, Dokter Tirta mengatakan kolesterol memiliki dua jenis, yaitu HDL (kolesterol baik) dan LDL (kolesterol jahat), serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti aktivitas fisik dan asupan makanan.
Ia menilai, masyarakat modern cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi karena jarang bergerak dan terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.
Ia mencontohkan bahwa generasi terdahulu jarang mengalami gangguan kolesterol meski pola makan mereka sederhana, karena aktivitas fisik harian yang tinggi seperti berjalan kaki dan bekerja secara aktif.
Sebaliknya, masyarakat saat ini banyak menghabiskan waktu dengan gaya hidup pasif.
“Kalau ingin mengendalikan kadar kolesterol, tingkatkan aktivitas fisik dan kurangi makanan olahan,” jelasnya dalam video tersebut.
Melalui pernyataannya, Dokter Tirta menekankan pentingnya keseimbangan antara pola makan bergizi dan gaya hidup aktif.
Seafood justru tergolong makanan alami yang kaya nutrisi, sehingga tidak perlu sepenuhnya dihindari selama dikonsumsi dengan cara yang sehat dan dalam porsi wajar. (Silvia Oktaviani)