SLEMAN - Pemberian makan bergizi gratis (MBG) di dua sekolah, yaitu SMP Negeri 2 Depok dan SMA Negeri 1 Depok, Sleman disambut warga sekolah. Program ini dimulai pada awal tahun ajaran 2025 dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta mendukung prestasi belajar siswa.
Program MBG di sekolah ini bertujuan untuk memberikan siswa makanan sehat dengan komposisi gizi yang seimbang, meliputi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.
Setiap harinya, siswa di sekolah akan menerima makan siang gratis yang disiapkan oleh katering yang telah terverifikasi oleh Dinas Kesehatan. Menu makanan dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah.
Melalui program ini, diharapkan siswa akan lebih fokus dalam mengikuti pembelajaran, tidak terganggu rasa lapar atau kekurangan energi. Selain itu, pemberian makanan bergizi juga diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan masalah gizi lainnya yang sering kali menjadi tantangan di kalangan anak-anak sekolah.
Guru SMPN 2 Depok Sleman Yohanes Vianey menyampaikan, “Anak-anak sangat antusias, senang sekali, terutama karena menunya bervariasi. Mereka tidak hanya mendapatkan makanan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang. Ini langkah baik dalam masa depan mereka."
Menurutnya, sejak program ini dimulai, guru-guru mulai melihat adanya peningkatan semangat belajar, lebih fokus dalam pelajaran, tidak banyak murid yang izin karena sakit.
Koordinator MBG SMAN 1 Depok Sleman, Tri Nardono, mengatakan bahwa program MBG sangat membantu, terutama bagi siswa yang memiliki keterbatasan dalam ekonomi.
“Program ini sangat bermanfaat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga membuat mereka lebih fokus saat belajar. Kami juga melihat penurunan jumlah siswa yang izin keluar untuk membeli makanan di luar,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa menu makanan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi usia remaja, dan pihak sekolah bekerja sama erat dengan petugas kesehatan untuk memantau kualitas makanan.
Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar memberi makan siswa, melainkan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda. Dengan dukungan guru, sekolah, dan pemerintah, program ini diharapkan mampu mencetak siswa yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Aditya Putra)
Editor : Heru Pratomo