RADAR JOGJA - Menjalani pola diet tidak hanya sekedar menjaga berat badan dan kesehatan fisik lainnya, namun ternyata dua pola diet ini juga memberi manfaat pada kesehatan mental.
Planted based adalah pola dimana diet dengan mengkonsumsi kacang kacangan, biji-bijian, sayur sayuran, dan buah buahan.
Jadi planted based ini banyak mengkonsumsi nabati dan cenderung sedikit dalam mengkonsumsi protein hewani.
Sedangkan intermittent fasting adalah pola diet dimana dengan cara melakukan puasa dengan jam-jam tertentu dan dibuka dengan jendela makan.
Intermittent fasting dilakukan dengan mengatur waktu makan kita dengan durasi tertentu.
Misalnya metode 16:8, disini anda berpuasa selama 16 jam dan makan selama 8 jam.
Selama 16 jam tersebut anda tidak boleh memakan apapun kecuali air putih untuk menjaga anda tetap terhidrasi.
Kedua pola diet tersebut selain menyehatkan dan aman bagi tubuh ternyata juga menyehatkan bagi mental.
Pada diet planted based yang hanya mengkonsumsi nabati seperti sayur-sayuran yang mengandung Antioksidan dan Vitamin C, E, dan A bagus untuk mengurangi tingkat depresi, menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif.
Buah dengan kandungan Fruktosa, Vitamin C dan Vitamin B yang bagus untuk meningkatkan suasana hati, serta juga dapat menjaga fungsi kognitif.
Kacang-kacangan dengan kandungan Asam Lemak omega-3, Magnesium dan Vitamin B kompleks sangat bagus untuk menjaga mood, mengurangi stress, memproduksi neurotransmitter yang mengatur perasaan senang.
Biji-bijian dengan kandungan Omega-3, Magnesium, dan Seng yang bagus untuk mengurangi gejala depresi dan kecemasan, serta meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
Sementara pola diet dengan intermittent fasting atau berpuasa ini bagus untuk mengurangi stress serta menjaga meningkatkan kemampuan kognitif seperti meningkatkan kemampuan fokus berpikir, dan kecerdasan.
Tak hanya itu, pola diet ini untuk menjaga mood.
Meski begitu, diet sehat bukan berarti harus ketat dan menyiksa, yang terpenting menjaga pola makan seimbang, minum air putih yang cukup, dan pola tidur yang cukup.
Diet bukan hanya membuat tubuh menjadi lebih sehat tetapi juga menjaga mental tetap stabil. (Safira Ratih N)
Editor : Meitika Candra Lantiva