RADAR JOGJA - Batuk merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat.
Meski umumnya bukan penyakit serius, batuk dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika berlangsung lama dan disertai gejala lain, seperti batuk berdahak, batuk kering, dan juga pilek.
Menurut dokter umum dan spesialis paru, batuk dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus seperti flu dan ISPA, alergi, asam lambung naik (GERD), hingga paparan polusi udara.
Karena itu, cara meredakannya perlu disesuaikan dengan penyebab.
1. Minum jahe dan rempah-rempah herbal
Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang dapat menenangkan dan menghangatkan tenggorokan.
Minuman Jahe hangat kerap menjadi obat alami batuk.
2. Pir kukus
Pir merupakan buah yang dapat mengurangi gejala batuk, terutama pada kasus batuk kering yang terjadi akibat iritasi.
Pir mengandung air tinggi, vitamin C, serta senyawa antiinflamasi yang membantu melembapkan tenggorokan.
Kandungan flavonoid dan antioksidannya juga berfungsi meredakan peradangan saluran pernapasan.
Cara mengonsumsi nya pun cukup mudah dengan cara melubangi bagian atas pir dan diberi jahe atau madu lalu dikukus.
Baca Juga: Wali Murid dan Pihak Sekolah SDN Banyuripan Keberatan Mutasi Guru Pelopor Literasi secara mendadak
3. Madu hangat
Madu sudah lama digunakan sebagai obat alami untuk menenangkan tenggorokan dan mengurangi batuk, terutama batuk kering.
Madu mengandung antioksidan, antibakteri, dan sifat emolien yang melapisi tenggorokan.
Cara mengonsumsinya campurkan madu 1-2 sendok dengan air hangat atau the herbal, minum 2-3 kali sehari.
4. Lemon Plus Madu
Kombinasi lemon dan madu efektif untuk batuk kering maupun berdahak.
Vitamin C tinggi dari lemon, serta antibakteri dan pelapis tenggorokan dari madu.
Cara mengonsumsinya cukup dengan memeras setengah buah lemon ke dalam segelas air hangat lalu tambahkan satu sendok makan madu, aduk rata dan minum 2 kali sehari.
Bahan alami seperti madu, pir, jahe, lemon, dan kunyit terbukti membantu meredakan batuk ringan.
Namun, bila batuk berlangsung lebih dari 2 minggu atau disertai gejala berat, segera periksakan diri ke dokter. (Alya Amirul K)
Editor : Meitika Candra Lantiva