PURWOREJO - Bupati Purworejo Yuli Hastuti meminta para bidan tidak hanya terpaku pada pelayanan klinis, tetapi juga perlu pro aktif dalam kegiatan promotif dan preventif kesehatan di tengah masyarakat.
Hal ini diungkapkan Yuli saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, Sabtu (19/7).
Baca Juga: BNN Bantul Temukan Kasus Penyalahgunaan Alkohol dan Pil Sapi di Kalangan Pelajar dan Pekerja
Yuli menegaskan, peran bidan di era sekarang harus lebih adaptif terhadap persoalan kesehatan. Artinya para bidan hendaknya tidak sekadar menangani persalinan serta pemeriksaan kehamilan, tetapi juga hal lain dengan cakupan lebih luas.
"Peran ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan nasional. Terutama di tengah tantangan perubahan lingkungan dan iklim," ujarnya.
Menurut Yuli, bidan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya pencegahan penyakit. Bidan dituntut menjadi agen penggerak edukasi, deteksi dini dan advokasi kesehatan masyarakat.
Melalui peran ganda bidan secara menyeluruh, diharapkan angka kematian ibu dan bayi serta persoalan kesehatan masyarakat dapat ditekan secara signifikan. Hal ini yang menjadi target pembangunan kesehatan di Purworejo.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari organisasi profesi seperti IBI sangat penting agar program kesehatan bisa berjalan merata hingga ke tingkat desa," jelas Yuli.
Baca Juga: Maling Nekat! Tembok Swalayan Tomira Dijebol, Barang Dagangan Raib, Segini Taksiran Kerugiannya...
Ketua IBI Purworejo Marjiyah mengatakan, sebagai sebuah organisasi pihaknya akan memberikan kontribusi penuh terkait pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia juga sepakat seorang bidan hendaknya memberikan kontribusi tidak hanya bersifat pelayanan klinis, tetapi juga edukatif sebagai bagian pencegahan penyakit.
Termasuk pada peringatan HUT IBI tahun ini di Purworejo membuka pelayanan di beberapa titik ruang publik, seperti terminal, obyek wisata, pasar dan swalayan.
Baca Juga: Sering Luput Kewajiban Pajak, Legislatif Kota Jogja Minta Pemkot Awasi Aktivitas Homestay
Para bidan bergerak serentak untuk memberikan pelayanan terkait program Keluarga Berencana (KB) yang akan dilaksanakan satu bulan penuh.
"Kami siap dengan bidan yang aktif sekitar 734 orang. Kami siap untuk memberikan pelayanan," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo