Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perempuan Wajib Waspada, Dinkes Kota Jogja Catat Kanker Payudara Capai 254 Kasus Selama Satu Tahun Terakhir

Iwan Nurwanto • Selasa, 29 April 2025 | 20:13 WIB
Ilustrasi kesehatan pada perempuan.
Ilustrasi kesehatan pada perempuan.

JOGJA - Temuan kasus kanker payudara di Kota Jogja terbilang cukup tinggi.

Selama satu tahun terakhir,Dinas Kesehatan (Dinkes) bahkan mencatat ada 254 perempuan yang terjangkit penyakit tersebut. 

Kepala Dinkes Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan, deteksi dini kanker payudara menjadi hal yang wajib dilakukan agar tingkat keparahan penyakit tersebut bisa diminimalisasi.

Apalagi, pemkot juga telah mampu memberikan pelayanan deteksi dini melalui puskesmas-puskesmas yang ada.

Emma membeberkan, dari periode bulan Januari hingga April 2025 tercatat baru ada 600 wanita usia subur yang melakukan deteksi dini kanker payudara.

Dari jumlah tersebut belum ada yang terdiagnosa kanker payudara.

Walaupun belum ditemukan kasus, dia berharap agar bisa lebih banyak perempuan di Kota Jogja yang melakukan deteksi dini kanker payudara.

Sebab pada stadium awal penyakit tersebut memang tidak menunjukkan gejala-gejala.

Namun di tahun 2024 telah ditemukan 254 kasus.

“Sehingga dalam deteksi dini apabila ditemukan bisa segera diobati."

"Nanti disampaikan apakah mau dirujuk di rumah sakit swasta atau rumah sakit pemerintah,” ujar Emma, Selasa (29/4/2025).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menyampaikan, dalam upaya deteksi dini kanker payudara pihaknya juga bersinergi dengan rumah sakit swasta.

Sehingga layanan deteksi dini pun bisa didapatkan masyarakat secara gratis.

Termasuk di luar lembaga pemerintahan.

Wawan berharap, sinergitas antara pemerintah dengan fasilitas pelayanan kesehatan swasta itu tidak hanya berhenti pada deteksi dini penyakit kanker payudara.

Namun juga bisa membantu kegiatan rutin pemeriksaan kesehatan gratis untuk para warga lanjut usia(lansia).

“Mengingat jumlah lansia di Kota Jogja cukup tinggi, yaitu sekitar 16 persen dari jumlah penduduk 440.000 jiwa,” bebernya.

Sebagai informasi, Pemkot Jogja bekerjasama dengan RS Siloam Yogyakarta melaksanakan kegiatan deteksi dini kanker payudara secara gratis dari tanggal 28 hingga 30 April 2025.

Sampai saat ini total sudah ada 1.200 perempuan yang mendaftar.

Direktur Rumah Sakit Siloam Yogyakarta Erich Richardo menyampaikan, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker payudara.

Sebab penyakit tidak menular dapat semakin ganas apabila tidak segera dilakukan penanganan.

“Ini untuk awareness supaya masyarakat juga memahami, karena diperlukan pemeriksaan deteksi dini bahkan sebelum ada gejala-gejala,” terang Erich. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #Kanker Payudara #siloam #payudara #kanker