MAGELANG - Dinkes Kota Magelang menunjuk lima puskesmas dan 13 puskesmas pembantu (pustu) sebagai tempat pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG). Selain itu, layanan itu juga tersedia di sejumlah klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Kepala Dinkes Kota Magelang Istikomah mengutarakan, program PKG rencananya bergulir mulai Februari mendatang serentak di seluruh Indonesia. Hanya saja, dia belum bisa memastikan pelaksanaan program PKG di Kota Magelang.
Nantinya, program PKG di Kota Magelang dapat diakses di lima puskesmas, 13 pustu, dan sejumlah klinik kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program tersebut bakal menyasar seluruh warga Kota Magelang atau sekitar 128 ribu jiwa.
Akan tetapi, jenis pemeriksannya tergantung masing-masing kelompok usia. "Tentu ada perbedaan, tergantung usianya. Misalnya bayi baru lahir ada berapa parameter. Anak dua tahun itu screening-nya talasimia," katanya, Selasa (28/1).
Kemudian, lanjut Isti, untuk cek kesehatan anak usia 6-18 tahun kemungkinan besar akan dilakukan di masing-masing sekolah. Sementara anak berusia kurang dari enam tahun dan di atas 18 tahun, bisa melakukan pemeriksaan di puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Pelaksanaan PKG ini selaras dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.2/290/SJ pada 19 Januari 2025. Dalam surat edaran itu, terdapat tiga kelompok yang menerima program PKG. Yakni PKG hari ulang tahun bayi dan anak hingga usia enam tahun serta usia 18 tahun ke atas.
Kemudian, program PKG sekolah diperuntukkan bagi anak usia 7-17 tahun (usia sekolah dan remaja) yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru. Kelompok ketiga yakni PKG khusus bagi ibu hamil, bayi, dan anak hingga usia enam tahun.
Istikomah menyebut, sebetulnya ada beberapa puskesmas yang sudah mengadakan uji coba PKG. Uji coba itu diadakan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2024 lalu. "Warga yang berulang tahun di November dan periksa di puskesmas tidak dikenakan biaya pemeriksaan kesehatan," katanya.
Istikomah pun siap mengikuti arahan dari pemerintah terkait program PKG. Dia berharap, ke depan program ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran sesuai dengan tujuan serta instruksi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. (aya/pra)