Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ancaman Baru Setelah Covid-19, Virus HMPV Mewabah di China: Begini Tanggapan Kemenkes RI

Winda Atika Ira Puspita • Jumat, 3 Januari 2025 | 21:03 WIB
Bahaya Virus HMPV.
Bahaya Virus HMPV.

RADAR JOGJA - Lima tahun setelah wabah Covid-19 merebak di seluruh dunia, China menghadapi Virus baru.

Kali ini bernama Human Metapneumovirus (HMPV).

Virus ini disebut memiliki gejala dan rasa sakit menyerupai influenza dan Covid-19.

Menurut laporan dari China, wabah HMPV muncul sejak 16 Desember 2024.

HMPV merupakan virus yang menginfeksi saluran pernapasan, manusia seperti anak-anak, orang tua, dan orang dalam sistem imun tubuh yang lemah mudah terjangkit virus.

Virus ini memiliki kemiripan dengan Virus Respiratori Syncytial Virus (RSV), yang juga mengganggu saluran pernapasan.

Melansir akun media sosial @Covid-19_disease menggunggah kondisi rumah sakit di China.

Dahulu, akun itu dibuat untuk mengupdate informasi-informasi mengenai virus korona dan berbagi isu-isu kesehatan yang ada di seluruh dunia. Berikut utasannya:

Sejumlah rumah sakit dan crematorium kewalahan menangani pasien. Mereka terkena berbagai virus seperti influenza A, HMPV, Mycoplasma, Pneumoniae, dan Covid-19. Anak-anak mengalami pneumonia, dan kasus ini meningkat,” tulisnya dalam postingan.

Lonjakan kasus ini mampu meningkatkan kematian dan cukup mengkhawatirkan. Orang-orang berusia 40-80 tahun mudah terjangkit virus ini,” sambungnya.

Pada laporan tersebut, operasional krematorium yang menangani pemakaman-pemakaman mengaku mendapatkan jenazah dalam jumlah banyak.

Direktur pemakaman di Zhejiang, merasa prihatin dengan kondisi China.

Pasalnya wabah ini terlihat menakutkan, setelah malam tahun baru yang meriah mewarnai langit China.

Tanggapan Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI menyatakan hingga kini tidak ditemukan Influenza juga HMPV.

Hal ini disampaikan oleh juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati, "Dari data yang kami kumpulkan khususnya dari WHO, hingga saat ini kasus Influenza A dan HMPV masih menyebar di wilayah Tiongkok saja," ujarnya.

Menurutnya, untuk influenza tipe A varian H5N1 masuk ke Indonesia pada 2005-2017.

Lalu sejak 2018 Indonesia belum menemukan kasus ini lagi.

"Sementara itu, varian H5N6 dan N9N2 menurut laporan sudah ada di Tiongkok tapi belum pernah dilaporkan dua varian tersebut di Indonesia," tambahnya.

Kemenkes terus memantau situasi global dan berkoordinasi dengan WHO serta pihak terkait lainnya untuk memastikan langkah pencegahan yang optimal dan mencegah potensi penyebaran penyakit di Indonesia. (Latri Rastha Dhanastri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Virus HMPV #WHO #Virus RSV #saluran pernafasan #wabah #Kemenkes RI #china #Covid - 19