Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Kurangnya Aktivitas Fisik Sebabkan Degeneratif, Penyakit Tidak Menular Abad 21

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 28 November 2024 | 17:14 WIB
Ilustrasi seorang wanita berwajah lesu karena bekerja seharian di depan komputer dan minim melakukan aktivitas fisik.
Ilustrasi seorang wanita berwajah lesu karena bekerja seharian di depan komputer dan minim melakukan aktivitas fisik.

RADAR JOGJA - Penyakit degeneratif merujuk pada kondisi medis yang ditandai oleh kerusakan bertahap pada organ atau jaringan tubuh.

Pada abad 21, penyakit ini semakin menjadi perhatian karena meningkatnya prevalensi dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Kelompok penyakit yang berkembang seiring waktu dan umumnya terkait dengan proses penuaan, gaya hidup, dan faktor lingkungan.

Penyakit ini tidak menular dan bisa disebabkan adanya proses alami penuaan yang menyebabkan penurunan fungsi sel dan organ.

Pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol berlebih juga berkontribusi pada perkembangan penyakit ini.

Meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, tinggi lemak jenuh, gula, dan garam berkontribusi pada perkembangan penyakit degeneratif.

Selain itu, gaya hidup sedentari yang umum dilakukan masyarakat modern, dimana banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan gadget, komputer, atau televisi hingga menyebabkan penurunan aktivitas fisik.

Kedua gaya hidup tersebut menjadi pemicu meningkatnya prevalensi obesitas.

Beberapa penyakit degeneratif yang paling umum di abad 21 meliputi :

1. Diabetes melitus

Penyakit ini semakin meningkat di seluruh dunia, terutama di negara berkembang, yang diakibatkan pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup sedentari.

2. Penyakit jantung

Penyakit kardiovaskular menjadi salah satu penyebab utama kematian global yang dipicu oleh hipertensi, kolesterol tinggi dan obesitas.

Kanker

Prevalensi kanker meningkat dengan faktor risiko seperti paparan zat karsinogenik dan gaya hidup tidak sehat.

3. Alzheimer dan parkinson

Penyakit neurodegeneratif ini mempengaruhi fungsi otak dan sistem saraf. Sering kali terkait dengan penuaan.

4. Osteoporosis

Penyakit ini menyebabkan penurunan kepadatan tulang, meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada wanita pasca-menopause.

Penyakit degeneratif menjadi masalah kesehatan yang semakin mendesak di abad 21 akibat perubahan gaya hidup dan meningkatnya usia populasi.

Upaya pencegahannya melalui perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, serta kesadaran akan faktor risiko sangat penting untuk mengurangi prevalensi penyakit ini dan meningkatkan kualitas hidup.

Penyakit degeneratif telah menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan global.

WHO mencatat bahwa sekitar 36 juta kematian setiap tahun disebabkan oleh penyakit tidak menular ini.

Di Indonesia sendiri, penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kanker menjadi penyebab utama kematian. (Ruhana Maysarotul Muwafaqoh)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#degeneratif #aktivitas fisik #Gaya Hidup #risiko #kondisi medis #penyakit #abad 21 #konsumsi #penyakit tidak menular #makanan cepat saji