RADAR MALIOBORO - Kebiasaan membawa HP ke mana-mana, bahkan ke toilet, sudah menjadi hal umum.
Beberapa orang merasa menggunakan HP saat buang air besar (BAB) membantu menghilangkan rasa bosan.
HP sering kali menjadi pengganti majalah atau buku yang dulu menemani waktu di toilet.
Namun, ternyata bermain HP sambil BAB bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Salah satu resiko terbesar dari kebiasaan ini adalah timbulnya wasir dan sembelit.
Penggunaan HP yang membuat pengguna duduk lebih lama di toilet dapat meningkatkan tekanan di sekitar rektum.
Menurut Dr. Joyce Park, spesialis kulit di Skin Refinery Amerika Serikat, posisi duduk yang terlalu lama memberikan tekanan pada pembuluh darah vena di sekitar rektum yang berisiko menyebabkan wasir.
Bentuk dudukan toilet yang dirancang untuk mendorong BAB sebenarnya justru bisa menambah tekanan saat pengguna duduk terlalu lama.
Ahli gastroenterologi dari Mayo Clinic Dr. Halika Balagoni menjelaskan, duduk berlama-lama di toilet bisa memicu pembengkakan pembuluh darah vena di area anal, terutama bagi mereka yang mengalami obesitas atau kehamilan.
Hal ini menyebabkan wasir, yaitu kondisi pembuluh darah yang meradang.
Selain risiko wasir, kebiasaan ini juga berpotensi menyebabkan sembelit.
Nathan Price, ilmuwan utama dari Thorne HealthTech menyebutkan bahwa posisi tubuh yang cenderung condong saat memegang HP dapat mempengaruhi sudut rektum sehingga sulit mengeluarkan tinja secara efektif.
Balagoni menambahkan, sembelit terjadi ketika BAB terasa belum tuntas, memperpanjang waktu di toilet dan menambah risiko sembelit kronis.
Selain risiko pada pencernaan, kebiasaan ini juga membuat HP lebih mudah terkontaminasi bakteri.
Menurut studi yang dikutip oleh Yahoo Life, HP bisa mengandung bakteri hingga 10 kali lebih banyak daripada dudukan toilet.
Saat pengguna menyiram toilet, mikroorganisme dan partikel tinja dalam bentuk mikroskopis bisa tersebar dan menempel di HP.
Dalam sebuah studi pada Journal of Applied Microbiology tahun 2005 ditemukan bahwa partikel kecil ini dapat menyebar hingga ketinggian hampir satu meter setelah toilet disiram.
Meski sistem imun manusia mampu melindungi tubuh dari bakteri, tetap ada risiko penularan kuman jika HP yang terkontaminasi tidak dibersihkan.
Sheldon Campbell, pakar mikrobiologi dari Universitas Yale, menyamakan kebiasaan membawa HP ke toilet tanpa membersihkannya dengan tidak mencuci tangan.
Menurut Campbell, meski bakteri yang menempel di HP mungkin tidak membahayakan pengguna secara langsung, bakteri ini berpotensi menular kepada orang lain.
Campbell mengingatkan bahwa HP yang terkontaminasi dapat menyebarkan kuman tak diinginkan, terutama jika pengguna baru sembuh dari flu atau infeksi perut dan tidak menjaga kebersihan HP mereka.
Kebiasaan main HP sambil BAB mungkin terlihat sepele, tetapi ternyata berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Demi kesehatan, disarankan untuk menghindari membawa HP ke toilet dan selalu mencuci tangan setelah BAB.
Editor : Winda Atika Ira Puspita