Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Operasi Batu Uretra 40 Juta Dijamin JKN Tanpa Biaya Tambahan

Delima Purnamasari • Jumat, 8 November 2024 | 21:22 WIB

Irma Wulandari (29). Irma seorang ibu rumah tangga, ia mengalami sakit batu uretra dan telah dioperasi pada bulan Juli lalu.
Irma Wulandari (29). Irma seorang ibu rumah tangga, ia mengalami sakit batu uretra dan telah dioperasi pada bulan Juli lalu.
RADAR JOGJA - BPJS Kesehatan hadir bagi masyarakat Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal.

Salah satu yang merasakan manfaatnya adalah Irma Wulandari (29). Irma seorang ibu rumah tangga, ia mengalami sakit batu uretra dan telah dioperasi pada bulan Juli lalu.

Seluruh biaya sebesar Rp 40 juta dijamin Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tanpa biaya tambahan.

Kondisi tersebut awalnya dia ketahui dari kebiasaan buang air kecil secara terus-terusan.

Kondisi tersebut juga membuatnya mengalami sakit pinggang dan rasa tak nyaman setiap beraktivitas.

"Air kencingnya itu jadi bau banget. Beda sama bau pesing biasa. Warnanya juga keruh," ucap Irma saat ditemui di RS Khusus Bedah An-Nur Yogyakarta, Rabu (06/11).

Kondisi ini terjadi lantaran kandung kemihnya tidak mampu mengeluarkan urine yang tersimpan secara menyeluruh. Sehingga, mineral di dalamnya mengendap dan mengkristal menyerupai batu.

Hal ini bisa disebabkan oleh beragam faktor. Mulai dari infeksi kandung kemih, dehidrasi berkepanjangan, hingga penggunaan kateter.

Irma bercerita, saat operasi dia menginap di RS Khusus Bedah An-Nur Yogyakarta selama tiga hari. Ia menggunakan jaminan dari JKN yang diperoleh dari perusahaan tempat suaminya bekerja.

BPJS Kesehatan menanggung keluarga dari peserta, baik itu pasangan maupun anaknya. Walaupun mendapatkan hak di kelas dua, Irma merasa sangat nyaman dengan fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit.

"Ruangannya bagus dan ada pendingin ruangan untuk mengatur suhu. Sekamar isinya hanya dua orang," ucapnya.

Dia juga menjelaskan, makanan yang disajikan enak dan penuh gizi. Di sisi lain, pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun perawat juga ramah. Pelayanan semacam ini jelas mendukung kesembuhannya.

"Layanan yang diberikan sangat bagus sekali. Enggak dibedakan antara pasien JKN atau pasien umum yang membayar sendiri," tambahnya.

Sementara terkait administrasi yang harus diikuti, Irma mengaku prosesnya cepat dan mudah. Peserta JKN hanya perlu mengikuti arahan dari petugas rumah sakit dan apabila ada kesulitan bisa menanyakannya langsung.

"Asal mau mengikuti sesuai prosedur dan sesuai hak, maka pasti layanannya baik, bagus dan dijamin semuanya," ucap Irma.

Awalnya sebelum dirujuk ke rumah sakit, Irma periksa terlebih dahulu ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Lalu dokter di FKTP memberikan surat rujukan ke rumah sakit karena harus mendapatkan pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis. Selanjutnya, tinggal menjalani proses pengobatan hingga sembuh.

“Saya sangat bersyukur dengan hadirnya Program JKN, tidak pusing harus memikirkan biaya yang dikeluarkan. Apabila sebagai peserta umum, harus mengocek biaya yang sangat besar,” ungkap Irma.

Pengalaman tersebut juga membuatnya mendorong agar setiap orang harus memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, sakit bisa datang secara tiba-tiba sehingga terdaftar sebagai peserta JKN sangat diperlukan.

"Enggak perlu ragu untuk segera mendaftar menjadi peserta JKN. Ini membantu banget apalagi kalau sedang tidak ada biaya, Iurannya ringan, manfaatnya selangit," ucapnya.

Irma hanya berharap kondisinya bisa lekas sembuh total sehingga bisa beraktivitas seperti biasanya. Kini, dia sudah bisa buang air kecil dengan lancar. Meski demikian, Irma justru merasa sakit di perut bagian bawah kiri. Lokasi ini berbeda dengan sebelumnya.

"Jadi ini periksa sekaligus kontrol. Semoga lancar," katanya.

Dia turut berharap, pemerintah bisa terus mengadakan Progam JKN ini dan terus memperluas layanannya. Yang sudah bagus, terus ditingkatkan layanannya. Khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan.

Editor : Bahana.
#Sleman #jkn #BPJS Kesehatan