Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pengen Stop Mengonsumsi Alkohol? Berikut Cara Efektif Untuk Mengatasi Kecanduan Alkohol atau Miras!

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 24 Oktober 2024 | 18:56 WIB
Ilustrasi pria menolak minuman beralkohol.
Ilustrasi pria menolak minuman beralkohol.

RADAR JOGJA - Kecanduan alkohol ataupun minuman keras (miras) merupakan kondisi serius yang perlu ditangani.

Jika dibiarkan perilaku adiktif ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Meskipun prosesnya sulit, kecanduan alkohol dapat diatasi, baik secara mandiri maupun dengan bantuan profesional.

Batas konsumsi alkohol yang disarankan untuk orang dewasa adalah dua gelas per hari bagi pria dan satu gelas bagi wanita.

Jika Anda merasa terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol atau kesulitan untuk berhenti, itu bisa menjadi indikasi adanya kecanduan alkohol.

Mengubah gaya hidup merupakan salah satu metode utama untuk mengatasi kecanduan alkohol.

Berikut beberapa tips untuk membantu Anda berhasil dalam proses pemulihan dari kecanduan alkohol:

1. Temukan Aktivitas Baru
Pertimbangkan untuk pergi ke gym setelah bekerja sebagai pengganti kegiatan minum alkohol.

Carilah kelompok sosial yang fokus pada hobi yang sama, seperti musik, olahraga, seni dan kerajinan, atau kegiatan luar ruangan.

Penuhi jadwalmu dengan aktivitas yang harus dilakukan, alih-alih menghabiskan waktu untuk minum, dan perhatikan bagaimana hal ini dapat menggantikan alkohol dalam kehidupan sehari-hari.

Kamu mungkin akan terkejut dengan peluang sosial baru yang muncul tanpa melibatkan alkohol.

Aktivitas baru yang tidak melibatkan minuman beralkohol akan membantumu mengalihkan perhatian dan menciptakan rutinitas baru.

2. Berolahraga
Proses detoksifikasi bisa menyebabkan depresi pada pecandu alkohol.

Depresi yang muncul selama detoksifikasi dapat menyebabkan perasaan cemas dan mudah marah.

Ini bisa diredakan dengan melakukan yoga atau olahraga secara teratur.

Saat berolahraga, kamu mungkin kehilangan banyak kalium melalui keringat, jadi penting untuk mengimbanginya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran.

Kalium banyak ditemukan di pisang, melon, tomat, jeruk, dan sayuran hijau.

Namun, jika detoksifikasi memicu tremor, halusinasi, atau kejang, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Kondisi tersebut mungkin memerlukan obat penenang yang harus didapatkan dengan resep dokter.

Detoksifikasi bisa dilakukan di pusat rehabilitasi atau rumah sakit dan biasanya memerlukan waktu setidaknya satu minggu untuk menyelesaikannya.

3. Mulailah dengan Kesadaran dan Buatlah Rencana
Luangkan waktu untuk mempertimbangkan pilihan yang akan kamu ambil sebelum berhenti mengonsumsi alkohol.

Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhanmu dan pikirkan detailnya.

Apa yang akan kamu lakukan ketika ingin minum? Siapa yang bisa kamu hubungi jika memerlukan dukungan?

Persiapkan beberapa strategi untuk mengatasi keinginan tersebut dan bersiaplah untuk menerapkannya.

Dengan merencanakan langkah-langkah ini, kamu akan lebih memahami pola dan pemicu keinginanmu untuk minum.

Baca Juga: INFO CUACA HARI INI: BMKG Yogyakarta Prediksi Ada Hujan di Beberapa Wilayah, Berikut Rinciannya

Rencanakan untuk menjauh dari situasi yang bisa memicu keinginanmu untuk minum, serta kenali beberapa cara efektif untuk mengalihkan perhatian saat alkohol muncul.

Semakin baik kamu memahami diri sendiri, semakin siap pula kamu dalam menghadapi tantangan ini.

4. Pertimbangkan Pengobatan
Ada tiga obat yang disetujui oleh Food and Drug Administration untuk mengobati alkoholisme, yaitu naltrexone, acamprosate, dan disulfiram.

Selain itu, terdapat juga beberapa obat yang diresepkan untuk penggunaan off-label, seperti gabapentin, baclofen, dan topiramate.

Meskipun masing-masing bekerja dengan cara yang berbeda, semua obat tersebut dapat membantu mengatasi ketergantungan fisik terhadap alkohol.

5. Bentuk Support System
Seseorang yang mengalami kecanduan alkohol sangat membutuhkan dukungan yang kuat.

Bergabunglah dengan komunitas yang mendukung dan dapat membantu prosesmu untuk berhenti minum serta menjadi versi terbaik dari dirimu.

Memberitahu teman dan kerabat tentang niatmu dan meminta dukungan mereka dapat memberikan pengaruh besar.

Ketika orang-orang terdekatmu mengetahui dan bersedia membantu, kamu akan menghadapi lebih sedikit pemicu untuk minum, serta memiliki seseorang untuk diajak bicara saat keadaan menjadi sulit.

6. Jangan Menyerah
Berhenti minum alkohol adalah proses yang panjang bagi banyak orang, dan kemunduran bisa saja terjadi.

Banyak orang yang telah berhasil sebelum kamu juga menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanan mereka.

Tentu saja, kamu memerlukan usaha yang sama dan yang terpenting adalah terus maju. Jika satu cara tidak berhasil, cobalah cara lain.

Terdapat banyak program, sistem, dan metode untuk membantu mengatasi kecanduan alkohol. (Ahmad Fatkhurohman)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tips #mengatasi #Gaya Hidup #alkohol #minuman beralkohol #cara efektif #Miras #stop #kecanduan alkohol #Mengkonsumsi #proses pemulihan