RADAR JOGJA - Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Penyakit ini dapat menyerang orang dewasa bahkan anak-anak.
Penyakit asam lambung terjadi ketika otot sfingter esofagus bawah (LES) mengalami kelemahan.
Otot ini seharusnya berkontraksi dan menutup jalan masuk ke kerongkongan setelah makanan masuk ke lambung.
Namun, jika otot ini melemah, kerongkongan tetap terbuka, sehingga asam lambung dapat naik kembali ke kerongkongan.
Gejala dari penyakit ini adalah sensasi terbakar di dada (heartburn), yang sering kali memburuk setelah makan atau ketika berbaring.
Gejala ini biasanya juga disertai dengan masalah pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, mual, muntah, perasaan perut kembung (maag), sesak napas, dan rasa asam di mulut.
Tips Pencegahan Asam Lambung
1. Pola makan yang teratur
Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, kurangi atau hindarilah makan makanan yang mengandung santan, berlemak tinggi hingga makanan pedas.
Hindari minuman berkafein dan asam, serta makan dengan porsi kecil namun teratur, dikarenakan dapat menstabilkan produksi asam lambung.
Adapun makanan yang baik di konsumsi oleh penderita asam lambung:
- Sayuran Hijau, dan sayuran yang rendah lemak seperti bayam, brokoli, buncis, dan wortel.
- Buah-buahan seperti, pisang, apel, papaya dan alpukat.
- Makanan yang diolah dengan cara di rebus dan di panggang.
2. Gaya Hidup Sehat
Asam lambung juga dapat di cegah apabila menerapkan gaya hidup sehat, seperti halnya
a. Menjaga berat badan yang ideal
Orang yang memiliki berat badan berlebih cenderung lebih rentan mengalami gejala asam lambung.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan tekanan di area lambung akibat kelebihan berat badan, yang dapat mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.
b. Berolahraga secara teratur
Latihan fisik ringan juga merupakan salah satu olahraga yang bisa di terapkan secara rutin di rumah, contohnya seperti berjalan kaki, yoga, hingga berenang.
Hal ini dapat membantu memperbaiki fungsi pencernaan dan meredakan gejala asam lambung.
c. Istirahat yang cukup dan Kelola setress
Tidur yang cukup membantu menurunkan tingkat stres, yang pada akhirnya mengurangi risiko naiknya asam lambung. (Arfi Ninda Anggraeni)