Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Andalkan BPJS Kesehatan, Ratna Kartika Sari Tak Khawatir Biaya Rawat Inap untuk Pengobatan Asam Lambung

Delima Purnamasari • Jumat, 18 Oktober 2024 | 21:22 WIB

Ratna Kartika Sari pasien yang mendapatkan manfaat dari BPJS Kesehatan
Ratna Kartika Sari pasien yang mendapatkan manfaat dari BPJS Kesehatan
SLEMAN, RADAR JOGJA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan oleh Ratna Kartika Sari.

Perempuan 21 tahun ini tengah mengidap penyakit asam lambung dan demam yang diikuti dengan infeksi.

Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Queen Latifa, Kamis (17/10) dia mengaku telah menjalani rawat inap sejak hari Selasa (14/10).

Ratna menjelaskan, penyakit asam lambung ini membuat ulu hatinya terasa perih. Selain itu, dia kerap mual, terutama setelah makan.

"Kalau demamnya ini karena ada infeksi jadi ada rasa pusing juga. Iritasi dalam saluran makanan semacam ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari jadwal makan tak teratur, gaya hidup tak sehat, hingga mengonsumsi makanan tertentu. Jadi tindakannya dikasih obat dan suntikan oleh perawatnya," ucap Ratna.

Dia sendiri adalah seorang karyawan di sebuah pabrik. Sebagai pegawai swasta dia bersyukur di tengah kesulitannya, dia bisa menikmati jaminan kesehatan BPJS Kesehatan dengan kualitas prima.

"Di perusahaan ini sebenarnya aku belum lama kerjanya. Tapi justru sudah izin libur dulu," keluhnya.

Dia mendapatkan layanan kelas dua. Di sini Ratna dirawat dengan kamar kapasitas dua orang saja. Kamar mandi ada di dalam ruangan. Selain itu, terdapat AC sehingga suhu kamar bisa terkendali.

Menurutnya, kebersihan kamar juga terjaga lantaran dibersihkan oleh petugas secara berkala.

Untuk makanan, Ratna mengaku diberikan sajian bergizi dengan rasa yang enak.

Ratna adalah peserta BPJS Kesehatan dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

Jadi iurannya langsung dipotong dari gaji yang dia terima setiap bulan.

Untuk prosesnya, Ratna sendiri tidak perlu mengurus administrasi apapun karena semuanya sudah otomatis diurus dari perusahaan.

"Alhamdulillah keluarga juga sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Jadi rasanya lebih tenang jika terkena musibah sakit," katanya.

Dia menyebut, asam lambung bukanlah penyakit baru bagi dirinya.

Tahun lalu penyakit ini sempat kambuh kala dia menjalani rawat inap juga karena tipes.

Rarna bersyukur lantaran setiap sakit, bebannya terasa lebih ringan karena tak perlu memikirkan biaya. Di sisi lain, proses admnistrasi juga mudah karena sudah tersedia alur yang jelas.

Ratna yang dibantu ibunya hanya perlu mengisi administrasi sesuai dengan arahan petugas.

Ratna menilai, fasilitas dan pelayanan yang bagus bisa menunjang kesembuhan orang yang tengah sakit.

Namun, apabila harus membayar biayanya secara mandiri maka dibutuhkan dana yang besar.

Dia merasa bersyukur karena semua layanan yang dia terima bisa dinikmati secara gratis. Baik itu untuk obat, dokter, hingga biaya rawat inap.

"Inginnya tentu bisa segera sehat dan pulang. Jadi bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa," terangnya.

Dalam kesempatan ini, dia turut mengimbau agar masyarakat jangan percaya pada oknum yang berniat merugikan peserta JKN.

Misalnya, meminta bayaran karena dijanjikan bisa mendapatkan layanan tertentu.

“Semua layanan dijamin oleh BPJS Kesehatan selama masuk dalam indikasi medis dan tidak ada tambahan biaya apapun juga jika sesuai hak kelas rawat inap,” tambah Ratna.

Baginya, Program JKN ini sudah seperti kebutuhan pokok. Sebab penyakit adalah sesuatu yang tidak bisa terprediksi.

Terlebih, dalam kondisi ekonomi yang tak menentu seperti saat ini.

Jaminan kesehatan jadi semacam pengaman untuk para pesertanya.

Oleh sebab itu, dia berharap Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan bisa terus ada untuk melayani masyarakat.

"Sudah bagus. Harapan bisa dilanjutkan agar semakin banyak orang yang bisa terbantu," tandasnya.

Editor : Bahana.
#asam lambung #jkn #BPJS Kesehatan