RADAR JOGJA - Otak merupakan salah satu organ yang paling penting.
Hal itu disebabkan otak memiliki berbagai fungsi krusial bagi kehidupan sehari hari.
Seperti pengendalian fisik, proses kognitif, emosi, presepsi, memori, regulasi fisiologis, memahami Bahasa dan kominikasi, dan masih banyak lagi dari fungsi otak.
Banyak sekali orang yang mengalami gangguan pada otak salah satunya seperti alzaimer, alzaimer adalah penyakit yang menyerang terhadap gangguan pada ingatan.
Tapi gangguan pada ingatan bukan hanya disebabkan oleh penyakit alzaimer saja, melaikan dengan melakukan kebiasan buruk juga bisa menyebabkan gangguan pada ingatan.
Berikut ini merupakan kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan penurunan atau gangguan pada ingatan, yuk Simak.
1. Kurangnya waktu tidur
Yang pertama ini merupakan hal yang sering dianggap remeh oleh banyak orang, padahal kualitas tidur sangat lah penting terutama untuk Kesehatan tubuh.
Karena saat kita kurang tidur otak akan bekerja lebih keras, sehingga otak tidak bisa mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah terkumpul sepanjang hari, bahkan jika kurang tidur juga bisa mempengaruhi Kesehatan mental seseorang juga.
2. Kurang Olahraga
Dengan kurangnya berolahraga bisa juga menurunkan fungsi dalam otak, seperti fungsi kognitif, yang juga dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, dan daya ingat atau memori.
Apabila kita melakukan olahraga secara rutin bisa meningkatkan aliran darah ke otak.
Di mana membawa oksigen dan juga nutrisi menuju ke otak, jadi otak akan mudah ternutrisi dan memperkuat daya ingat otak.
3. Pola makan
Pola makan yang kurang baik itu sangat mempengaruhi tubuh, karena saat kita mengkonsumsi makanan yang sembarangan, bisa sangat menggangu proses kognitif yang ada di tubuh.
Pada dasarnya otak itu membutuhkan berbagai nutrisi yang penting seperti, asam lemak omega 3, antioksidan, vitamin dan mineral agar fungsi otak optimal.
Bukan hanya itu saja, kita harus juga lebih memperhatikan glukosa agar tidak ada terjadinya kenaikan glukosa, karena glukosa menjadi sumber utama yang baik bagi otak.
Penulis: Muhammad Miftahul Ma'ayis