Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Efek Luka Batin yang Terpendam, Bagaimana Trauma Emosional Mempengaruhi Kesehatan Tubuh

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 10 Oktober 2024 | 12:04 WIB
Ilustrasi Seseorang Mengalsmi Trauma (AI/Adobe Frefly)
Ilustrasi Seseorang Mengalsmi Trauma (AI/Adobe Frefly)

RADAR JOGJA - Luka batin atau trauma emosional adalah dampak psikologis yang dihasilkan dari pengalaman-pengalaman menyakitkan seperti kehilangan, pengkhianatan, kekerasan, atau situasi yang penuh tekanan.

Tidak terlihat seperti luka fisik, efeknya bisa sangat nyata berdampak besar pada kesehatan tubuh.

Berbagai penelitian dalam bidang Psikologi menunjukkan bahwa trauma emosional yang tidak diatasi dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan fisik.

Bagaimana luka batin yang terpendam dapat mempengaruhi tubuh dan kesehetan tubuh:

1 Stres Kronis
Ketika seseorang mengalami luka batin yang sangat mendalam, tubuh akan sering merespon dengan melepaskan hormone stres. Dalam situasi jangka pendek pelepasan hormon dapat membantu tubuh untuk mengahdapi ancaman.

Akan tetapi jika stres berlangsung lama karena trauma emosional yang tidak terselesaikan. Maka tubuh akan tetap berada di mode fight-or-flight yang menyebabkan sistem saraf bekerja secara berlebihan.

Stres kronis dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh, menyebabkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah tinggi, dan gangguan tidur.

2 Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh
Salah satu efek samping dari trauma emosional adalah penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh. Stres dan luka batin yang berkepanjangan dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah.

Hormon stres yang dilepaskan dalam jangka panjang dapat menghambat kamapuan tubuh untuk melawan infeksi dan memperbaiki sel.

Seseorang yang mengalami trauma emosional akan lebih mudah terkena penyakit seperti pilek, flu, dan infeksi lanya. Selain itu kondisi autoimun, yang dimana tubuh akan menyerang sel-sel sehat.

3 Gangguan Kardiovaskular
Luka batinyang tidak teratasi dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskur, yang diaman meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Hal ini dapat menyebabkan keruasakan pada pembuluh darah dan jantung.

4 Gangguan Tidur
Dmapak yang paling umum Ketika seseorang terjebak luka batin adalah gangguan tidur, seperti insomnia. Karena otak tetap berada dalam kondisi hyperarousal, yang menyebabkan tubuh sulit untuk istirahat engan benar.

Kondisi ini juga memperburuk gejala-gejala depresi dan kecemasan, menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus.

5 Merusak Diri Sendiri
Rasa trauma yang begitu mendalam membawa pikiran untuk melukai diri sendiri, seperti self harm, kebiasaan tidak sehat, dan gantung diri.

Hal ini sering dilakukan sebagai pelarian dari rasa sakit dan sering memilih mekanisme koping yang merusak. Perilaku ini, selain berisiko merusak kesehatan fisik, juga dapat memperburuk kondisi mental dan membuat individu semakin sulit untuk pulih dari trauma emosionalnya.

Trauma emosional yang terpendam tidak hanya mempengaruhi kesehatan mental, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada kesehatan fisik.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang efek psikologis pada tubuh, kita dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental demi kesejahteraan tubuh kita.*

(Windu Fitri Yansi: Berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Efek #Emosional #Terpendam #trauma #luka batin