RADAR JOGJA – Apa jadinya jika konser musik dijadikan kampanye jantung sehat? Memperingati Hari Jantung Sedunia, Heartology Cardiovascular Hospital menggandeng Ruth Sahanaya, RAN, dan Maliq & D’essentials.
Untuk mengajak masyarakat mewujudkan jantung Indonesia yang lebih sehat melalui Konser Satu Detak. Yang digelar di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (29/9). Seluruh hasil penjualan tiket konser akan digunakan untuk membantu pasien kardiovaskular yang memiliki keterbatasan akses terhadap perawatan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa selain hiburan, konser juga dapat dijadikan wadah untuk menyampaikan pesan yang menggerakan masyarakat untuk melakukan perubahan.
Chief Executive Officer Heartology Cardiovascular Hospital Amelia Hendra, mengatakan, saat ini, konser musik sudah menjadi ajang hiburan bagi masyarakat Indonesia, baik tua dan muda.
“Meskipun konser bukan hal yang mainstream untuk melalukan edukasi di industri kesehatan, Heartology percaya musik bisa menjadi corong untuk memberikan pesan yang kuat untuk kesadaran masyarakat Indonesia menjaga jantung mereka,” ungkapnya.
Diiringi pertunjukan musik berkualitas, konser ini pun menjadi ajang bagi Heartology untuk mengajarkan metode Menari (Meraba Nadi Sendiri) - sebuah cara sederhana untuk mendeteksi dini penyakit jantung, serta teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD) - yang merupakan serangkaian tindakan pertolongan pertama untuk menangani kegawatdaruratan seperti henti jantung, kepada sekitar 700 penonton yang hadir.
“Kami berharap, konser ini dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk berani mengambil langkah-langkah kecil menuju perubahan besar dalam kehidupan mereka dan orang-orang di sekitar mereka,” tutur Amelia Hendra.
Editor : Heru Pratomo