Tanaman ini di kenal untuk meningkatkan kewaspadaan, energi, memori dan suasana hati, dan juga bersifat anti kecemasan, anti depresi, dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan kognisi konsentrasi.
Rhodiola Rosea L (akar emas, roseroot, akar arktik) ini adalah ramuan adaptogenik dan nootropic yang telah di gunakan dalam pengobatan tradisional di Rusia dan negara-negara Skandinavia selama ratusan tahun.
Jurnal American Botanical Counicil Melaporkan 180 penelitian yang ternyata sudah di lakukan terhadap Rhodiola Rosea sejak tahun 1960.
Sebagian besar peneliti menunjukkan bagaiamna ramuan ini bekerja dalam mengobati ketahanan fisik, kelelahan, depresi, impotensi, infeksi, kesuburan, pilek dan flu, TBA, kanker, dan kecemasan.
Penelitian Jerman juga menjelaskan manfaat Rhodiola Rosea untuk nyeri, sakit kepala, penyakit kudis, wasir, sebagai stimulan, dan sebagai anti inflamasi.
Tanaman ini memiliki ketinggian 12-30 inci dan menghasilkan bunga bewarna kuning.
Tabib Yunani, Dioscroides, pertama kali mencatat penggunaan obat ‘rodia riza’ pada tahun 77 Masehi dalam De Materia Medica.
Rhodiola rosea juga memiliki efek samping yaitu dosis yang jauh lebih tinggi dari pada dosis yang di anjurkan dapat mengakibatkan mulut kering, mual, sakit perut, sakit kepala, insomnia, dan penurunan berat badan.
Manfaat Rhodiola Rosea ini dapat memperbaiki kerusakan pada otak yang di sebabkan oleh stress kronis . membantu menjaga Kesehatan otak dan bahkan meningkatkan respons tubuh dan otak terhadap stress.
Ternyata bunga sekecil itu banyak manfaat nya lho, semoga bermanfaat…
Penulis: Erika Novita Aryani