JOGJA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) menyatakan di Indonesia terdapat 88 kasus terkonfirmasi Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet.
Tiga kasus di antaranya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), data per 17 Agustus 2024.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY membenarkan kasus Mpox tersebut yang terjadi pada akhir 2023 hingga awal 2024.
Persebaran virus Mpox terjadi di beberapa daerah seperti DKI Jakarta terkonfirmasi 59 kasus, Jawa Barat 13 kasus, Banten 9 kasus, Jawa Timur 3 kasus, Riau 1 kasus dan DIY 3 kasus.
Data dari Kemenkes, sebanyak 87 kasus telah dinyatakan sembuh.
Namun dilihat dari tren mingguan, kasus konfirmasi Mpox di Indonesia terjadi dari tahun 2022 hingga 2024.
Kasus terbanyak terjadi pada Oktober 2023.
Kepala Dinkes DIYJ Pembajun Setyaningastutie mengatakan tiga kasus di DIY merupakan kasus lama.
Kasus tersebut terjadi pada tahun 2023 dan awal tahun 2024.
"Sudah, (mereka) sampun sehat kembali," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (21/8/2024).
Upaya pencegahan yang dilakukan oleh Dinkes DIY salah satunya adalah edukasi tentang penyakit tersebut.
Edukasi dinilai penting terkait asal mula, model penularan dan pencegahan.
"Screening dan surveilans kepada masyarakat," tuturnya.
Selain itu, pihak Dinkes juga melakukan berbagai peningkatan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
Peningkatan tersebut meliputi kompetensi yang ada di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin