RADAR JOGJA - Tidur adalah komponen penting dari rutinitas harian kita, dan seringkali muncul berbagai mitos mengenai dampaknya terhadap kesehatan.
Salah satu mitos yang beredar adalah bahwa tidur dalam waktu lama, seperti singa yang tidur hingga 20 jam sehari, bisa menyebabkan kegemukan.
Namun, apakah benar tidur singa berkaitan dengan kegemukan? Mari kita teliti lebih lanjut.
1. Tidur dan Kesehatan: Fakta-Fakta Dasar
Tidur yang cukup merupakan aspek penting dari gaya hidup sehat dan berperan dalam pemulihan tubuh serta fungsi mental.
Kebutuhan tidur bervariasi untuk setiap individu, tetapi rata-rata orang dewasa memerlukan sekitar 7-9 jam tidur setiap malam.
Tidur yang berkualitas mendukung metabolisme yang sehat dan keseimbangan hormon, yang penting untuk menjaga berat badan yang sehat.
2. Tidur Singa dan Metabolisme
Sebagai hewan predator, singa menghabiskan banyak waktu untuk tidur dan istirahat karena intensitas tinggi saat berburu.
Meskipun singa tidur lama, hal ini tidak menyebabkan kegemukan karena metabolisme mereka berbeda dan gaya hidup mereka tetap aktif saat berburu.
Tidur panjang singa tidak berdampak pada berat badan mereka karena aktivitas berburu membakar kalori yang cukup.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Resmi Dibuka, Buka Link SSCASN BKN: Ini Tahapan Seleksinya!
3. Hubungan antara Tidur dan Kegemukan pada Manusia
Pada manusia, kurang tidur dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.
Tidur yang tidak memadai dapat mengganggu keseimbangan hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin, yang bisa menyebabkan peningkatan rasa lapar dan konsumsi kalori berlebihan.
Sebaliknya, tidur berkualitas tidak secara langsung menyebabkan kegemukan jika disertai dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang memadai.
4. Kesimpulan
Meskipun singa tidur lama, hal tersebut tidak berhubungan langsung dengan kegemukan karena aktivitas berburu mereka.
Bagi manusia, tidur yang cukup adalah elemen penting dalam gaya hidup sehat, namun kegemukan lebih dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik.
Dengan demikian, anggapan bahwa tidur singa dapat menyebabkan kegemukan pada manusia tidaklah benar. (Selvina Diana Agustina)
Editor : Meitika Candra Lantiva