Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Karjana Bersyukur Puluhan Juta Perawatan Gagal Ginjal Ditanggung BPJS Kesehatan

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 15 Agustus 2024 | 00:04 WIB
Karjana saat menjalani hemodialisis.
Karjana saat menjalani hemodialisis.

RADAR JOGJA - Karjana, 45, mengucapkan rasa syukur yang mendalam, sebab tidak perlu menanggung biaya operasi dan perawatan gagal ginjalnya yang mencapai puluhan juta rupiah.

Semua biaya tersebut gratis berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Saat ini, Karjana menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gamping setelah didiagnosis mengalami gagal ginjal stadium tiga.

Ia mengatakan, awalnya pada 19 Desember 2023 lalu, dirinya memeriksakan diri di RSUD Wates.

Setelah pemeriksaan, ia langsung menjalani hemodialis dan dinyatakan mengalami gagal ginjal stadium tiga.

“Saat itu tidak langsung dirujuk ke rumah sakit lain, tetapi saya menjalani perawatan opname di RSUD Wates selama sepuluh hari. Namun, kondisi kesehatan saya memburuk, dan mengalami pendarahan tambahan, yang memaksanya untuk kembali opname,” kata Karjana.

Selama proses ini, Karjana juga menjalani hemodialisis di Klinik Dialisis PMI DIY.

Namun suhu tubuhnya mencapai 40 derajat celsius, sehingga Klinik Dialisis PMI DIY tidak berani melakukan tindakan hemodialisis.

Karjana kemudian dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

“Ternyata panas tubuh 40 derajat celcius, di PMI nggak berani hemodialisis. Langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping. Hingga saat ini, saya menjaani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gamping,” ujarnya.

Di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Karjana menjalani tindakan hemodialisis dua kali seminggu, pada hari Rabu dan Sabtu.

Selain itu, ia juga rutin dilakukan pemeriksaan kreatinin setiap bulan untuk memantau kondisi ginjalnya.

Proses penyembuhan penyakit ini memerlukan konsumsi obat secara terus-menerus.

Sebelum Karjana divonis gagal ginjal stadium tiga, Karjana rutin mengonsumsi amlodipine, obat yang digunakan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, selama kurang lebih empat tahun.

Meskipun menghadapi kenyataan divonis gagal ginjal, namun Karjana masih dapat menjalani aktivitas kerja dengan normal.

Ia bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Kulon Progo, di mana aktivitas kerja sehariharinya tidak terlalu berat.

"Saya sangat mengapresiasi terhadapa layanan kesehatan yang diterimanya di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Seluruh staf medis di rumah sakit tersebut memberikan pelayanan yang baik dan ramah, sehingga membuat saya merasa nyaman selama menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta,” tuturnya.

Karjana telah menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas 2 selama empat tahun terakhir.

Menurutnya, BPJS Kesehatan sangat membantu secara finansial dengan menanggung biaya perawatan dan hemodialisis yang bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

"Proses pendaftaran peserta BPJS Kesehatan berjalan lancar dan semua biaya perawatan di-cover, sehingga meringankan beban finansial saya. Selama saya mendapatkan layanan hemodialis tidak pernah ada tambah biaya apapun," ucap Karjana.

Ia menjelaskan bahwa biaya hemodialisis bisa sangat tinggi.

Seingatnya, biaya satu kali hemodialis sekitar satu juta rupiah.

Dengan frekuensi dua kali seminggu selama berbulan-bulan, total biaya yang harus ditanggung bisa mencapai angka yang sangat besar.

Tanpa dukungan dari BPJS Kesehatan, Karjana merasa akan sangat sulit untuk menanggung biaya tersebut.

“Kalau dilakukan dua kali seminggu, selama berbulan-berbulan, sudah berapa itu? Ra duwe duit semono.

BPJS Kesehatan sangat penting bagi saya dalam situasi ini. Mereka telah membantu mengurangi beban finansial yang luar biasa berat," kata Karjana, mengungkapkan rasa syukurnya.

Dengan adanya jaminan dari BPJS Kesehatan, Karjana merasa sedikit lebih tenang menghadapi tantangan kesehatan yang serius ini.

Karjana berharap cerita dan pengalamannya dapat menginspirasi orang lain untuk memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada demi meringankan beban finansial yang mungkin timbul akibat penyakit.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#RS PKU Muhammadiyah Gamping #gagal ginjal #Ditanggung #RSUD Wates #perawatan #hemodialis #program jaminan kesehatan nasional #Klinik Dialisis PMI DIY #BPJS Kesehatan