RADAR JOGJA – Masalah telapak tangan yang selalu basah atau berkeringat, sering disebut dengan istilah medis hiperhidrosis palmaris. Ini dapat menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri dalam berinteraksi sosial.
Berbagai metode pengobatan dan penanganan tersedia untuk mengatasi masalah ini, mulai dari solusi alami hingga perawatan medis yang lebih lanjut.
1. Solusi Alami
Mengoleskan antiperspiran:
Penggunaan antiperspiran khusus untuk tangan dapat membantu mengurangi produksi keringat secara signifikan.
Pilihlah antiperspiran yang mengandung aluminium klorida untuk hasil yang lebih efektif.
Menggunakan soda kue:
Soda kue dapat digunakan sebagai bahan pengering alami untuk menyerap kelembaban di kulit.
Caranya, campurkan soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta tipis, lalu oleskan pada telapak tangan.
Merendam tangan dengan air daun sage:
Air rendaman daun sage (daun salvia) memiliki sifat astringen alami yang dapat membantu mengurangi produksi keringat berlebih pada tangan.
Rendam tangan dalam air daun sage yang sudah disaring selama 15-20 menit setiap hari.
Menyeka tangan dengan cuka apel:
Cuka apel memiliki sifat antiseptik dan astringen yang bisa membantu mengontrol kelembaban kulit.
Campurkan cuka apel dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu gunakan untuk menyeka telapak tangan secara teratur.
2. Pengobatan Medis
Obat antikolinergik:
Dokter dapat meresepkan obat antikolinergik untuk mengurangi produksi keringat secara sistemik.
Obat ini biasanya diberikan dalam bentuk pil.
Antiperspiran yang diresepkan:
Selain antiperspiran over-the-counter, dokter dapat meresepkan antiperspiran yang mengandung aluminium klorida dalam konsentrasi yang lebih tinggi.
Iontophoresis:
Metode ini melibatkan penggunaan arus listrik lemah untuk mengurangi aktivitas kelenjar keringat pada telapak tangan.
Iontophoresis biasanya dilakukan secara berkala di bawah pengawasan medis.
Baca Juga: Disdag Kota Jogja Genjot Pengembangan Pasar Rakyat Jadi Pasar Hybrid, Begini Strateginya
Suntik Botox:
Injeksi botox secara lokal di telapak tangan dapat menghambat sinyal dari saraf ke kelenjar keringat, sehingga mengurangi produksi keringat secara signifikan.
3. Konsultasikan dengan Dokter Anda
Meskipun ada banyak pilihan untuk mengatasi telapak tangan yang selalu basah, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan metode pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.
Dokter akan membantu mengevaluasi tingkat keparahan hiperhidrosis Anda dan merekomendasikan perawatan yang paling sesuai.
Jangan biarkan hiperhidrosis membatasi aktivitas dan kualitas hidup Anda. Dengan pengobatan yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah telapak tangan selalu basah dan kembali merasa percaya diri dalam berinteraksi sosial sehari-hari. (Gervasius Domingga Weking)
Editor : Winda Atika Ira Puspita