Nasihat ini sering didengar dan membuat banyak orang takut untuk mengonsumsi kacang.
Tapi, benarkah kacang dapat memicu munculnya jerawat?
Jerawat muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh kotoran, sel kulit mati, debu, atau minyak, dan kemudian terinfeksi bakteri.
Hal ini menyebabkan peradangan pada kulit dan munculnya jerawat.
Kacang memang memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.
Namun, lemak dalam kacang umumnya tergolong lemak baik yang tidak secara langsung menumpuk dan melapisi kulit, sehingga tidak menyebabkan jerawat.
Faktanya, orang yang sedang berjerawat justru dianjurkan untuk makan kacang.
Kacang mengandung antioksidan, vitamin E, dan selenium yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel kulit dari kerusakan dan bahkan membantu menurunkan risiko infeksi bakteri penyebab jerawat.
Dibandingkan dengan menghindari kacang, kamu lebih disarankan untuk membatasi konsumsi beberapa jenis makanan berikut yang dapat memicu jerawat:
* Makanan dan minuman manis
* Susu dan produk olahan susu
* Makanan berminyak
Makan kacang dalam batas wajar tidak akan menyebabkan masalah pada kulit.
Jerawat lebih sering disebabkan oleh pori-pori tersumbat yang terinfeksi, bukan karena makan kacang.
Selain itu, pola makan sehat, membersihkan wajah secara rutin, menggunakan pelembab dan skincare yang sesuai jenis kulit, serta menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh wajah, juga penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah jerawat.
Jika jerawat yang muncul sangat mengganggu atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Editor : Bahana.