Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hati-hati Konsumsi Gula Berlebih: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Kulit, Bisa Timbulkan Ini..

Adinda Ayu Farhani • Jumat, 21 Juni 2024 | 19:22 WIB
Ilustrasi. Gula
Ilustrasi. Gula

RADAR JOGJA - Mengonsumsi gula berlebihan ternyata tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dapat merusak kesehatan kulit.

Melansir radarmalang.com, berikut adalah beberapa masalah kulit yang bisa timbul akibat konsumsi gula yang berlebihan:

1. Memperburuk Jerawat

Peradangan yang diakibatkan oleh konsumsi gula berlebih dapat memperparah masalah kulit seperti jerawat.

Studi tahun 2018 yang dipublikasikan dalam Journal of Pediatrics menemukan bahwa remaja yang rutin mengonsumsi minuman ringan dengan kadar gula tinggi setiap hari lebih rentan mengalami jerawat parah hingga sedang dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minuman manis.

Risiko jerawat ini bahkan lebih tinggi jika konsumsi gula melebihi 100 gram per hari.

2. Mempercepat Penuaan Kulit

Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat mempercepat penuaan kulit, sebuah kekhawatiran utama bagi banyak wanita.

Pola makan tinggi gula dapat menyebabkan glikasi, di mana gula mengikat kolagen di dermis kulit, membentuk produk akhir glikasi lanjutan (AGEs).

Ikatan ini membuat serat kolagen menjadi kaku dan rapuh, sehingga kulit tampak lebih tua dan kurang elastis.

3. Memicu Peradangan Kulit

Gula dapat memicu peradangan, respons tubuh terhadap iritasi yang bisa muncul dalam berbagai bentuk, termasuk eksim, rosacea, dan psoriasis.

Menurut Deanne Mraz Robinson, MD, gula menyebabkan lonjakan kortisol, hormon stres tubuh, yang kemudian memicu peradangan pada kulit.

Untuk mengurangi efek ini, konsumsi karbohidrat manis sebaiknya dipasangkan dengan lemak atau protein guna mengurangi lonjakan gula darah dan respons peradangan.

Untuk menjaga kesehatan kulit, Anda tidak harus menghindari gula sepenuhnya. Sebaiknya, pilihlah jenis gula yang tepat.

Gula alami, seperti yang terdapat dalam buah-buahan, adalah pilihan terbaik karena serat dan kandungan airnya dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan gula, sehingga mencegah lonjakan gula darah.

Sebaliknya, gula olahan dan karbohidrat sederhana sebaiknya dibatasi.

Mengurangi gula rafinasi dan memilih gula alami merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, menjaga pola makan seimbang yang mencakup nutrisi anti-inflamasi dapat membantu meminimalkan efek negatif gula pada kulit.

Dengan demikian, membuat pilihan makanan yang lebih cerdas dan sehat akan membantu kulit Anda tampak lebih bersih dan lebih muda.

Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter kulit untuk mendapatkan saran terbaik mengenai pola makan dan perawatan kulit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Konsumsi gula #gula #dampak buruk #merusak kesehatan kulit #Mengonsumsi gula berlebihan #konsumsi gula berlebih #kesehatan tubuh