Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bisa Ditambahkan ke Dalam Diet Sehari-hari, Berikut 6 Makanan Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 6 Juni 2024 | 18:50 WIB

Makanan Probiotik yang Mudah Didapatkan.
Makanan Probiotik yang Mudah Didapatkan.


RADAR JOGJA – Kesehatan pencernaan sangat penting untuk kesejahteraan kita. Makanan probiotik mengandung bakteri baik yang dapat meningkatkan kesehatan usus dan system kekebalan tubuh.

Probiotik sendiri merupakan kumpulan bakteri baik yang hidup di usus. Bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium merupakan jenis prebiotik yang paling umum ditemukan.

Masing-masing bakteri ini memiliki cara kerja dan efek yang berbeda untuk tubuh.

Misalnya, Lactobacillus bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kadar kolesterol tinggi, dan berfungsi sebagai antikanker.

Berikut adalah enam makanan probiotik yang Anda dapat tambahkan ke dalam sehari-hari:


1. Tempe
Tempe, produk fermentasi kedelai dari Indonesia, mengandung probiotik alami dan protein tinggi. Tempe juga kaya akan serat dan berbagai vitamin dan mineral.

Tempe difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus. Selain itu, tempe juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik Bifidobacterium.

Bakteri ini mampu menjaga imunitas tubuh, meningkatkan kesehatan saluran pencernaan, serta mengatasi diare, sembelit, maupun eksim.


2. Yogurt
Yogurt mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium. Konsumsi yogurt secara rutin dapat meningkatkan kesehataan pencernaan dan system imun.

Namun jika Anda memiliki intoleransi laktosa, maka sebaiknya Anda menghindari konsumsi yogurt atau produk olahan susu lainnya.


3. Acar
Acar, terutama yang difermentasi alami, mengandung bakteri baik yang mendukung kesehatan usus. Acar juga kaya akan vitamin K dan serat, yang baik untuk pencernaan.


4. Kefir
Kefir, minuman susu fermentasi, mengandung lebih banyak jenis bakteri baik daripada yogurt.

Kefir dibuat dengan susu sapi atau kambing yang difermentasi terlebih dahulu sebelum ditambahkan biji kefir.

Biji itu sendiri mengandung bakteri asam laktat dan ragi yang memiliki khasiat sehat untuk organ pencernaan, termasuk mengatasi sembelit, mengoptimalkan proses pencernaan makanan, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan berat badan.


5. Keju
Keju tertentu, seperti cheddar, gouda, dan mozzarella mengandung bakteri probiotik yang baik untuk usus. Selain itu, keju juga kaya akan kalsium dan protein.


6. Miso
Miso, pasta fermentasi dari Jepang, kaya akan probiotik, protein, vitamin, dan mineral. Miso sering digunakan dalam sup dan berbagai hidangan lainnya.

Manfaat miso bagi kesehatan pun sangat beragam, mulai dari mencegah obesitas, kolesterol, tekanan darah tinggi (hipertensi), hingga kanker.

Menambahkan makanan-makanan probiotik ini ke dalam diet sehari-hari dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum melakukan perubahan signifikan pada pola makan Anda. (Rinda Martisa Fiorentina)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Bakteri Lactobacillus #makanan #acar #yogurt #diet #kekebalan tubuh #Efek #miso #keju #Antikanker #kesehatan pencernaan #kadar kolesterol #cara kerja #tempe #kefir #Bifidobacterium #dokter #probiotik #ahli gizi