RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mencatat adanya penurunan signifikan terhadap tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Tren penurunan signifikan itu terlihat mulai dari Bulan Maret sampai dengan April 2024. Penurunan terhadap jangkitan nyamuk Aedhes Aigypti itu mulai terasa kian cuaca yang makin membaik di Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Dinkes Gunungkidul Ismono mengatakan, pada Maret 2024, kasus DBD berada di angka 192 kasus. April 2024, DBD menurun 55 kasus.
"Mulai dari Maret ke April tidak ada kematian diakibatkan DBD," ujar Ismono kepada awak media, Senin (6/5).
Pada Januari sampai Februari 2024, kasus DBD mencapai 220 orang dengan kematian dua anak usia 5 tahun dan 10 tahun. Ismono menyebut, sebaran kasus DBD terbanyak pada waktu tersebut yakni Wilayah Wonosari dan Paliyan.
"Alhamdulillah cuaca makin membaik, jadi sebaran nyamuk berbahaya itu juga mulai berkurang, semoga seterusnya begitu," tuturnya.
Editor : Heru Pratomo