Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cuaca Membaik, Tren Kasus DBD di Gunungkidul Menurun Signifikan

Andi May • Rabu, 8 Mei 2024 | 01:00 WIB
Kasus demam berdarah dengue (DBD) dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan di berbagai daerah, termasuk di DIY.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan di berbagai daerah, termasuk di DIY.
 
RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mencatat adanya penurunan signifikan terhadap tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). 
 
Tren penurunan signifikan itu terlihat mulai dari Bulan Maret sampai dengan April 2024. Penurunan terhadap jangkitan nyamuk Aedhes Aigypti itu mulai terasa kian cuaca yang makin membaik di Kabupaten Gunungkidul. 
 
Kepala Dinkes Gunungkidul Ismono mengatakan, pada Maret 2024, kasus DBD berada di angka 192 kasus. April 2024, DBD menurun 55 kasus. 
 
Baca Juga: Hingga April DBD di Sleman Capai 108 Kasus, Penderita Mayoritas Usia Produktif, Komisi D DPRD Sleman Desak Semua Dinas Bergerak
 
"Mulai dari Maret ke April tidak ada kematian diakibatkan DBD," ujar Ismono kepada awak media, Senin (6/5). 
 
Pada Januari sampai Februari 2024, kasus DBD mencapai 220 orang dengan kematian dua anak usia 5 tahun dan 10 tahun. Ismono menyebut, sebaran kasus DBD terbanyak pada waktu tersebut yakni Wilayah Wonosari dan Paliyan. 
 
"Alhamdulillah cuaca makin membaik, jadi sebaran nyamuk berbahaya itu juga mulai berkurang, semoga seterusnya begitu," tuturnya. 
Editor : Heru Pratomo
#dinkes #Gunungkidul #DBD