RADAR JOGJA - Plt Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja Irjen (Purn) Haka Astana berharap sebagai PMI tertua di Indonesia, PMI Kota Jogja bisa kembali menjadi rujukan.
Karena itu inovasi pelayanan pun terus dilakukan. Terbaru PMI Kota Jogja meresmikan gedung baru untuk apotek PMI Kota Jogja.
"Hanya memindahkan dari sebelumnya di belakang dipindah ke depan, dekat jalan," kata Haka dalam peresmian gedung baru apotek PMI Kota Jogja di kantor Jalan Tegalgendu Kotagede Kamis (3/5).
Memanfaatkan bangunan yang sebelumnya lama proses pengerjaannya. Di sebelahnya juga diresmikan ruang untuk pengurus.
"Untuk mendukung keberadaan Klinik Pratama PMI Kota Jogja," ungkapnya.
Tak cukup sampai di situ. Kepengurusan sementara PMI Kota Jogja itu juga akan segera merampungkan markas ambulans.
Juga pemasangan instalasi listrik untuk mendukung pelayanan darah dan lainnya.
"Target kami memastikan memberikan pelayanan prima," kata mantan Kapolda DIY itu
Untuk pelayanan darah pun kini mulai stabil di atas 4.200 kantong darah per bulannya.
Bahkan saat puasa dan lebaran lalu yang dikhawatirkan kekurangan pendonor darah, tetap bisa tercukupi.
"April ini sudah sekitar 4.390 kantong darah," ungkapnya.
Menurut Haka, PMI Kota Jogja sebagai PMI tertua di Indonesia diharapkan bisa kembali menjadi rujukan.
Karena itu akan terus melakukan inovasi dan memastikan pelayanan terbaik.
"Saya minta tiga A, attitude, atention dan action harus diperhatikan sehingga bisa menjadikan PMI Kota Jogja memberikan pelayanan prima," pintanya.
Editor : Heru Pratomo