RADAR JOGJA – Penderita Diabetes dianjurkan untuk menkonsumsi buah-buahan. Namun tidak semua buah cocok untuk penderita penyakit itu.
American Diabetes Association (ADA) menyatakan penderita diabetes boleh memakan buah apa saja tetapi tetap harus memperhatikan jumlah kalori serta jenis buah.
Tidak semua buah direkomendasikan untk penyakit diabetes, buah yang di konsumsi harus memiliki indeks glikemik yang rendah.
Indeks Glikemik merujuk pada seberapa cepat makanan untuk diproses menjadi gula dalam tubuh.
- Apel
Buah apel mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori serta memiliki indeks glikemik yang rendah di bawah 55.
- Jeruk
Buah jeruk selain memiliki vitamin C yang tinggi juga mengandung antioksidan yang bagus untuk tubuh. Buah lemon dan jeruk Bali juga bisa dikonsumsi penderita diabetes.
- Alpukat
Lemak pada alpukat adalah lemak tak jenuh yang baik untuk mengendalikan gula darah. Alpukat juga baik untuk penderita diabetes karena bisa meningkatkan kinerja hormon insulin dengan menciptakan rasa kenyang setelah makan.
- Berry
Buah berry mengandung antioksidan antosianin yang mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Contoh buah berry antara lain blackberry, blueberry, dan strawberry.
- Pir
Buah pir memiliki indeks glikemik yang relatif rendah yaitu 38. Kandungan flavonoid dalam buah pir dapat mencegah sekaligus mengobati diabetes.
Kandungan serat pada buah pir tinggi sehingga dapat mencukupi sekitar lebih dari 20 persen asupan serat harian yang direkomendasikan.
- Jambu Biji
Jambu biji memiliki indeks glikemik 24, beban glikemik <10, serat 5,4 gram dan karbohidrat 14,32 gram.
- Jambu Air
Jambu air memiliki indeks glikemik <55, beban glikemik <10, serat 1,6 gram dan karbohidrat 11,6 gram.
Dari data diatas, buah yang aman untuk penderita diabetes antara lain memiliki Indeks glikemik <55 dan beban glikemik <10.
Beban glikemik adalah nilai yang menunjukkan respons glukosa darah setelah mengonsumsi satu porsi makanan yang mengandung karbohidrat.
Selain itu, buah untuk penderita diabetes dianjurkan yang tinggi kandungan serat dan rendah karbohidrat.
Konsumsi buah sebaiknya dalam bentuk buah segar. Buah yang dikeringkan memiliki kandungan gula yang lebih tinggi.
Jangan mengonsumsi buah dalam bentuk jus, karena pemrosesan buah menjadi jus dapat menghancurkan struktur serat buah. Selain itu dalam pembuatan jus biasanya ada tambahan gula atau kental manis sehingga dapat meningkatkan kadar gula.
Editor : Amin Surachmad