RADAR JOGJA – Buah Simalakama ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.
Walaupun begitu, Buah simalakama terkenal memiliki rasa pahit. Meskipun begitu manfaatnya sangat bisa kita rasakan bagi kesehatan tubuh.
Tekstur kulit luarnya cukup halus dan memiliki lekukan-lekukan kecil di sepanjang buah.
Buah ini berwarna hijau saat mentah serta berubah menjadi merah cerah saat sudah matang.
Untuk daging dalam buahnya berwarna putih, berserat, berair dan memiliki 1 hingga 2 biji cokelat yang katanya beracun.
Karenanya, buah simalakama tidak bisa dikonsumsi mentah dan mesti diolah untuk mendapatkan rasa yang agak manis.
Asal usul buah yang kerap disebut sebagai buah mahkota dewa ini relatif tidak diketahui, namun diyakini asli dari Pulau Papua atau Irian Jaya.
Saat ini, buah ini umumnya dapat ditemukan dengan mudah di Asia, Papua Nugini, China, Taiwan, Indonesia, dan Malaysia.
Berikut beberapa manfaat buah simalakama bagi tubuh:
- Mengobati Hepatitis
Hepatitis disebabkan oleh virus hepatisis. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan apda hati.
Nah, fungsi dari buah simalakama adalah untuk menetralkan racus dan percernaan dalam tubuh.
- Menangkal Radikal Bebas
Buah simalakama memiliki khasiat untuk menangkal radikal bebas.
Mengutip studi dalam Pharmacognosy Review, radikal bebas merupakan sumber berbagai penyakit di dalam tubuh, seperti kanker, jantung, stroke dan Alzheimer.
Molekul yang mengancam jiwa ini umumnya berasal dari asap rokok, polusi udara, radiasi UV, pestisida, obat-obatan, olahraga berlebihan, dan lain sebagainya.
Dampak penyebab radikal bebas pada tubuh adalah menyebabkan penyakit kronis dan kerusakan jaringan tubuh.
- Mengurangi Gejala Flu
Khasiat buah mahkota dewa lainnya adalah mengobati flu, batuk, dan gejala tidak enak badan.
Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernafasan (hidung, tenggorokan, dan paru-paru).
Mengutip American Lung Association, gejala flu antara lain sakit kepala, nafsu makan berkurang, batuk-batuk, demam, dan sakit tenggorokan.
Flu sebenarnya berbeda dengan pilek, flu memiliki masa inkubasi yang lebih pendek tetapi gejala keparahannya lebih parah daripada pilek.
Pilek disebabkan oleh kelompok virus Human rhinovirus (HRV), respirasi syncytial virus (RSV), human parainfluenza virus (HPIV), coronavirus, dan adenovirus.
Flu, pilek dan batuk adalah penyakit yang disebabkan virus.
Kandungan buah simakalama ini berkhasiat sebagai antivirus untuk mengobati virus flu, masuk angin, dan batuk.
- Mengatasi Peradangan Usus (Disentri)
Disentri adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri.
Mengutip National Health Service, disentri mirip dengan diare tetapi mengeluarkan lendir dan bercak darah yang disebabkan oleh bakteri di usus dan organ pencernaan.
Disentri terbagi menjadi dua penyebab yaitu yang disebabkan oleh bakteri Shigella dan disebabkan oleh Amoeba.
Bahkan di dunia terdapat 1,1 juta orang yang meninggal akibat disentri dan 60 persen nya adalah anak-anak dan balita.
Pengobatan tradisionalnya yakni dengan makan buah simalakama dengan olahan yang tepat.
- Mengurangi Gejala Asam Urat
Penyakit asam urat merupakan penyakit yang dapat menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan rasa panas pada persendian terutama pada jari tangan, kaki, pergelangan kaki, dan lutut.
Melansir Cleveland Clinic, rasa sakit yang luar biasa ini bisa berlangsung 3-10 hari sehingga penderitanya tidak akan bisa bergerak dengan bebas.
Asam urat bisa disebabkan oleh makanan jeroan hewan, seafood, kerang, kepiting, dan daging merah.
Penumpukan asam urat dari makanan tersebut menyebabkan penyakit yang satu ini.
Salah satu cara mengobatinya yaitu dengan menurunkan kadar asam urat. Nah, makan buah simalakama bisa jadi salah satunya.
Senyawa flavonoid dalam buah ini berfungsi untuk menurunkan kadar asam urat yang tinggi.
Selain itu, kandungan antiradang pada buah mahkota dewa dapat mengatasi bengkak akibat penyakit asam urat.
Berikut ini cara membuat simalakama untuk mengatasi asam urat sebagai jamu dan obat tradisional:
1. Siapkan lima buah mahkota dewa, lalu iris tipis-tipis.
2. Siapkan lima gelas air.
3. Rebus buah dengan air sampai mendidih dan air menyusut setengahnya.
4. Minum tiga kali sehari.
Editor : Amin Surachmad