Perlu diketahui, Ada dua jenis diabetes yakni tipe-1 dan tipe-2.
Pasien diabetes umumnya harus mengubah pola hidup menjadi lebih disiplin terhadap asupan.
Selain obat, bantuan herbal atau resep tradisional biasanya bisa membantu untuk mengontrol kadar gula darah.
Gejala pasien diabetes pada tahap awal yakni sering haus, sering ingin buang air kecil, kelelahan dan kelaparan dan bahkan penglihatan kabur dalam beberapa kasus.
Penderita diabetes harus sangat berhati-hati dengan apa yang mereka makan setiap hari dan bahkan setiap jam.
Lalu selain obar, apakah ada yangbisa dilakukan untuk mengontrol diabetes?
Bawang merah bisa menjadi salah satu solusi ampuh untuk mengatur gula darah.
Bawang merah terbukti memiliki efek positif pada pengaturan gula darah, terutama pada penderita diabetes.
Kromium dalam bawang merah dapat membantu mengatur kadar gula darah, sedangkan sulfur merangsang produksi insulin.
Beberapa hasil penelitian yang dipublikasikan, menunjukkan bahwa konsumsi bawang merah dapat menurunkan kadar glukosa pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Bawang merah kaya akan senyawa quercetin, yang merupakan flavonoid dan memiliki sifat anti histamin.
Studi lain yang dilakukan pada tikus menyimpulkan bahwa menu yang mengandung 5 persen ekstrak bawang merah dan dikonsumsi selama 28 hari mampu menurunkan kadar glukosa darah puasa.
Efek anti-diabetes dari bawang merah ini berasal dari kandungan senyawa quercetin dan sulfur di dalamnya.
Masukan bawang merah ke dalam salad, roti lapis, bubur, hidangan nasi merah, dan lainnya.
Namun ingat, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter sebelum menambahkan makanan apa pun ke dalam menu bagi pasien diabetes.
Bawang merah juga mengandung sejumlah kecil kalsium, zat besi, folat, magnesium, fosfor, kalium dan antioksidan quercetin serta belerang.
Editor : Bahana.