RADAR JOGJA - Pasien Jantung dengan pompa darah rendah hingga gagal jantung dilarang untuk minum air putih banyak.
Melansir dari Bloombergtechnoz.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr Mega Febrianora Sp.JP (K) mengatakan, jika pasien tersebut mengkonsumsi air air putih banyak dapat menyebabkan kematian.
"Itu akan membuat jantungnya kepayahan memompa, fungsi (jantung Red) sudah turun. Sementara adalah cairan tidak mengalir ke darah. Sehingga tidak bisa mampu memompa dan bisa meninggal," kata dokter Mega di acara live Instagram bersama Kemenkes.
Dokter Mega mengatakan sederhananya ialah pasien dengan kondisi gagal jantung tak boleh minum air putih 1,5 liter dalam kurun waktu 24 jam.
Untuk itu dalam mengatasi rasa haus pada pasien gagal jantung dokter mega menjelaskan seperti ini.
"Biasanya kita ukur dengan berat badan 25-30 per kilogram berat badan pada pasien normal," jelasnya.
Di sisi lain, hipertensi merupakan bagian faktor pencetus sakit jantung.
Kemudian ada pertanyaan apakah pasien hipertensi harus minum obat seumur hidup?
Dokter Mega menjelaskan kondisi pasien hipertensi yang harus minum obat longlast (seumur hidup) jika sudah terlibat organ vital lain.
"Kena jantung, ginjal, mata saraf, stroke," terangnya.
Sementara, pasien hipertensi yang dikarenakan faktor gaya hidup kemudian mengubah pola hidup sehat, obat cenderung stabil, boleh latihan setop.
"Tapi perlu declare dokter jantungnya, boleh aman," ungkapnya.
Editor : Meitika Candra Lantiva