Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jangan Sepelekan! Ini Dia 3 Ciri Anak Stres Karena Selalu Dimarahi Orang Tua!

Angela Maria Bria Resi • Minggu, 17 Maret 2024 | 04:05 WIB
Ilustrasi seorang anak yang selalu di marahi.
Ilustrasi seorang anak yang selalu di marahi.

RADAR JOGJA - Depresi adalah penyakit medis yang umum dan serius karena memengaruhi perasaan, cara berpikir, dan tindakan seseorang, Bunda.

Lantas, bisakah anak mengalami depresi? Depresi masa kecil berbeda dengan kesedihan karena emosi sehari-hari yang dialami anak-anak.

Namun, bukan berarti seorang anak yang terlihat sedih tidak mengalami depresi ya sob.

Maka dari itu, yuk simak ini dia 3 ciri seorang anak sedang mengalami stres akibat tekanan dari orang tua.

1. Penurunan Prestasi Akademis

Anak stres bisa jadi mengalami penurunan dalam prestasi akademis mereka.

Anak yang stres karena sering dimarahi orang tua mungkin kesulitan berkonsentrasi, fokus, atau mempertahankan minat terhadap pelajaran.

2. Perubahan Fisik

Anak yang depresi dan stres karena kerap dimarahi orangtua mereka mungkin alami perubahan fisik, seperti sakit di perut, sakit di kepala, atau permasalahan tidur. 

Mereka mungkin kehilangan selera makan atau alami peningkatan berat badan.

3. Memperlihatkan Tanda-tanda Kekhawatiran

Anak mungkin memperlihatkan tanda-tanda kekhawatiran seperti gemetaran, berkeringat terlalu berlebih, atau kesusahan bernapas.

Kekhawatiran ini bisa dilihat muncul sebagai tanggapan pada tekanan dan kemelut yang dirasakan. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tekanan dari orang tua #depresi #kesehatan mental #Ciri Anak Stres Karena Selalu Dimarahi Orang Tua