RADAR JOGJA - Air adalah kebutuhan pokok bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia. Air berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh, seperti mengatur suhu, mengangkut nutrisi dan oksigen, serta mengeluarkan racun dan kotoran.
Namun, tidak semua air yang kita konsumsi atau gunakan sehari-hari bersih dan sehat. Beberapa air dapat mengandung zat-zat berbahaya, salah satunya adalah kapur.
Kapur adalah istilah umum untuk menyebut senyawa kalsium karbonat (CaCO3) yang terbentuk dari reaksi antara air dan batu kapur.
Kapur dapat larut dalam air dan membentuk endapan atau kerak pada permukaan benda-benda yang bersentuhan dengan air, seperti pipa, keran, panci, ketel, dan lain-lain.
Kapur juga dapat mempengaruhi rasa, bau, dan warna air.
Air mengandung kapur dapat menimbulkan berbagai masalah, baik bagi kesehatan manusia maupun bagi peralatan rumah tangga.
Berikut adalah beberapa bahaya air mengandung kapur yang perlu anda ketahui:
1. Meningkatkan risiko batu ginjal
Kapur yang terkandung dalam air dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine, yang dapat menyebabkan pembentukan kristal-kristal kecil di ginjal.
Kristal-kristal ini dapat menyumbat saluran kemih dan menimbulkan rasa sakit yang hebat.
Batu ginjal dapat menyebabkan infeksi, perdarahan, dan kerusakan ginjal jika tidak ditangani dengan segera.
2. Mengganggu penyerapan zat besi
Kapur yang terkandung dalam air dapat mengikat zat besi yang ada dalam makanan dan minuman, sehingga mengurangi penyerapan zat besi oleh tubuh.
Zat besi adalah mineral penting yang berperan dalam pembentukan sel darah merah dan pengangkutan oksigen.
Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin.
Anemia dapat menyebabkan gejala seperti lemas, pucat, sesak napas, pusing, dan mudah mengantuk.
3. Menyebabkan kulit kering dan gatal
Kapur yang terkandung dalam air dapat mengurangi kelembaban dan kelembutan kulit, serta mengganggu keseimbangan pH kulit.
Hal ini dapat membuat kulit menjadi kering, kasar, dan gatal.
Kulit kering dan gatal dapat meningkatkan risiko iritasi, infeksi, dan alergi. Kulit kering dan gatal juga dapat mempengaruhi penampilan dan kepercayaan diri anda.
Editor : Meitika Candra Lantiva