Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bahaya Tak Terlihat: Lalat pada Makanan Meninggalkan Jejak Mikroba Berbahaya

Trimina Klara • Jumat, 16 Februari 2024 | 21:26 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Lalat seringkali dianggap sebagai hama yang mengganggu, terutama jika hinggap pada makanan.

Selain berbahaya, lalat juga dapat menimbulkan risiko kesehatan jika mengkontaminasi makanan yang kita makan.


Lalat tersebut membawa setidaknya 300 jenis bakteri yang diperoleh dari kotoran dan bahan organik pengurai. Lalat dapat menyebarkan bakteri Salmonella dan E.coli yang menyebabkan penyakit, termasuk penyakit pencernaan.


Risiko penyakit akibat lalat bergantung pada jumlah bakteri, lamanya lalat menempel pada makanan, dan daya tahan tubuh seseorang.

Makanan-makanan tersebut sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan risiko kesehatan seperti: diare, kolera, tipus, dan disentri.

Jadi inilah beberapa tips agar rumahmu bebas lalat:

1. menjaga kebersihan dapur secara teratur

2. segera membersihkan sisa makanan setelah makan

3. menutup pintu dan jendela saat memasak

4. menggunakan kipas angin untuk mengusir lalat jika pintu harus dibuka

5. menjaga tutup tempat sampah tetap rapat

6. membersihkan tempat sampah secara rutin

7. melindungi makanan di meja dengan penutup

Oleh karena itu, pengawetan makanan sangat penting penting dan lingkungan bersih untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh lalat.

Makanan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara, jauh dari jangkauan lalat, dan segera dibuang jika terkontaminasi lalat.

Penting juga untuk membersihkan area sekitar tempat makanan disajikan untuk mencegah lalat dan mengurangi risiko kontaminasi.

Editor : Bahana.
#makanan #mikroba #lalat