Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenali Ini Dia Beberapa Faktor Penyebab dan Cara Mengatasi Tryphobia yang Kerap Kali Dialami Oleh Seseorang

Angela Maria Bria Resi • Selasa, 23 Januari 2024 | 20:27 WIB
Penyakit Tryphobia.
Penyakit Tryphobia.

 

RADAR JOGJA - Trypophobia adalah perasaan jijik atau ketakutan yang berlebihan saat melihat pola dengan banyak lubang.

Pola ini misalnya seperti sarang madu, spons atau bunga matahari.

Kondisi ini sebenarnya termasuk gangguan kecemasan terhadap suatu objek.

Supaya tidak semakin parah, pengidap sebaiknya menjalani terapi secara berkala.

Perasaan takut yang muncul merupakan respons alami tubuh ketika menghadapi situasi atau tempat yang berbahaya.

Sementara itu, fobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak berbahaya.

Penyebab utama trypophobia belum diketahui secara pasti.

Namun, kondisi ini terjadi ketika melihat kumpulan lubang yang terkait dengan hal-hal berbahaya seperti penyakit menular, yang ditandai dengan benjolan atau ruam.

Misalnya, campak, cacar, dan kudis.

Pola lingkaran di kulit beberapa hewan buas atau berbisa, seperti ular kobra, macan tutul, atau katak beracun.

Tak hanya itu trypophobia bisa muncul akibat melihat beberapa objek atau gambar yang memiliki lubang seperti, gelembung, keju dengan tekstur berlubang, Bubble wrap, Jala atau jaring-jaring, karang, spons, lubang-lubang di daging atau roti.

Selain itu juga seperti kepala pancuran, sarang lebah dan kepala biji teratai.

Pada buah-buahan berbiji kecil, seperti delima, stroberi, dan pepaya
Kulit buah nanas atau nangka.

Kendati demikian, penyakit Tryphobia sebenarnya dapat diatasi dengan beberapa cara berikut, yakni :

1. Terapi Eksposur

Terapi eksposur adalah jenis psikoterapi yang berfokus pada perubahan respons Anda terhadap objek atau situasi yang menyebabkan ketakutan.

2. Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

Terapi perilaku kognitif atau CBT melibatkan seorang terapis untuk mengubah pikiran dan perilaku yang mendasari pada trypophobia.

Melibatkan diskusi pemikiran yang tidak realistis. Lalu menggantinya dengan yang lebih realistis, dan kemudian membuat perubahan dalam perilaku.

3. Teknik Relaksasi

Strategi relaksasi yang berbeda juga dapat berguna untuk mengurangi perasaan jijik, takut, atau cemas.

Visualisasi melibatkan penggambaran gambar atau situasi yang menenangkan.

Nah dengan demikian, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi penyakit Tryphobia yang bisa anda lakukan jika mengidap penyakit tersebut. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#mengatasi Tryphobia #gangguan kecemasan #penyakit #fobia #trypophobia #ketakutan berlebihan #pola banyak lubang #Perasaan jijik