Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tubuh Memar dan Lebam Tanpa Sebab ? Waspadai 3 Penyakit Ini

Angela Maria Bria Resi • Selasa, 2 Januari 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi tubuh mengalami lebam. (Google/@klikdokter)
Ilustrasi tubuh mengalami lebam. (Google/@klikdokter)

 

 

RADAR JOGJA - Memar atau kondisi tubuh yang mengalami lebam pada umumnya merupakan hal yang lumrah dan biasanya terjadi ketika terbentur atau terjadi pendarahan dalam lapisan kulit.

Hal ini tentu menimbulkan lebam dengan warna kebiruan ungu seperti terjadi luka pada bagian dalam tubuh dan umumnya timbul ketika adanya gesekan yang keras antara benda dengan kulit.

Meski begitu, mudah memar tanpa alasan yang jelas juga perlu diwaspadai.

Pasalnya, ada beberapa penyakit kronis dengan gejala berupa memar.

Hal ini ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan anda dan memicu terjadinya berbagai penyakit.

Penasaran penyakit apa saja yang akan timbul ? simak ini dia penjelasannya untuk anda.

1. Diabetes Tipe 2

Penyakit yang disebabkan dari kulit memar selanjutnya adalah diabetes tipe 2. Kencing manis, begitulah penyakit ini lebih dikenal.

Kadar gula berlebih dalam darah menjadi pemicu utama seseorang terserang penyakit ini.

Biasanya, dokter akan memberikan suntik insulin untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh pengidap.

Sayangnya, ini justru memunculkan risiko terjadinya resistensi insulin.

2. Leukimia

Gejala yang paling sering muncul jika seseorang terkena leukimia adalah munculnya memar pada tubuh, seperti misalnya punggung.

Hal ini disebabkan karena kurangnya keeping darah pada tubuh pengidap leukimia yang berfungsi mengubah darah cair menjadi gumpalan.

Kondisi darah yang begitu encer inilah yang membuat pengidap leukimia rentan memar dan berdarah.

Menjadi salah satu penyakit dengan harapan hidup yang rendah membuat pengidap leukimia harus segera mendapat penanganan.

3. Kekurangan Keping Darah

Penyakit kurangnya keeping darah pada tubuh disebut juga dengan istilah trombositopenia. Dalam keadaan sehat, tubuh mampu menampung sebanyak 150 ribu hingga 450 ribu trombosit atau keping darah.

Nah, trombositopenia muncul karena keping darah dalam tubuh berada di bawah angka kisaran tadi.

Trombositopenia sendiri muncul karena berbagai hal, mulai dari leukimia, kehamilan, kemoterapi, konsumsi alkohol berlebihan, infeksi virus, hingga anemia.

Gejala yang sering muncul adalah timbulnya memar akibat kondisi darah yang terlalu encer merembes dari pembuluh kapiler. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#memar #lebam #Waspada Penyakit #Penyakit Kronis #sering mengalami memar di tubuh waspada penyakit #kondisi tubuh